kkesaksian Warrior Of God

FILIPI 4 : 13

Segala perkara dapat kutanggung didalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.

MAZMUR 27 :1

Tuhan adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? Tuhan adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?

YOHANES 3 : 16

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

MARK 16 : 15-16

Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.

EFESUS 6 : 10-17

Hendaklah kamu kuat di dlm Tuhan, didalam kekuatan kuasa-Nya, ambilah seluruh perlengkapan senjata Allah, dlm segala keadaan pergunakanlah perisai iman, krn perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan roh-roh jahat di udara.

Selasa, 04 Oktober 2016

JANGAN MAIN-MAIN DENGAN HELLOWEEN!!

Jangan Main-Main!!, Helloween Adalah Perayaan Untuk Roh-Roh Orang Mati





Sangat menyedihkan, Tahun ini semakin banyak mal-mal di Jakarta menyelenggarakan perayaan dan pesta Haloween. Para orang tua dengan bangga mengajak anak-anak mereka yang masih kecil-kecil, turut berpartisipasi merayakan Haloween, tanpa menyadari apa itu Haloween. Semoga tidak ada di antara Saudara yang melakukan hal itu kepada anak-anak kita sendiri. Kita, Orang Percaya wajib memperingatkan keluarga dan sanak family, untuk tidak turut mengambil bagian dalam adat dunia yang sesat dan tidak mengenal Firman Allah.

Menurut History.com, asal mula perayaan Halloween berakar pada perayaan Celtic kuno “Samhain” (diucapkan Sah-win). Bangsa Celtic, hidup ribuan tahun yang lalu di daerah yang sekarang Irlandia, Inggris dan Perancis utara. Mereka menganut kepercayaan Druids dan merayakan tahun baru mereka pada tanggal 1 November. Hari itu menandai akhir musim panas dan panen serta awal musim dingin dan gelap, yang sering dikaitkan dengan waktu-waktu kematian manusia setiap tahunnya.



Para penganut modern dari agama Druids melakukan prosesi “Samhain” pada 2010 di Stonehenge – Inggris. Sumber: http://www.bbc.co.uk/news/uk-11660115

Pemerintah Inggris melalui Departemen Sosialnya telah mengakui Druids sebagai agama. Hal ini membuat kepercayaan ini kembali berkembang pesat. Menurut situsRiseEarth.com, Druids tidak perlu dipertanyakan, adalah cikal bakal sejarah dari okultisme. Sihir, satanisme, paganisme dan hampir semua aspek dari okultisme bersumber pada ajaran Druids.

Bangsa Celtic percaya bahwa pada malam sebelum tahun baru 1 November, batas antara dunia orang hidup dan yang mati menjadi kabur. Pada tanggal 31 Oktober malam, mereka merayakan “Samhain”, saat itu diyakini bahwa hantu orang mati kembali ke bumi. Selain menyebabkan masalah dan merusak hasil pertanian, orang Celtic beranggapan bahwa kehadiran “roh-roh dunia lain” ini, membuat para Druid, yaitu imam-imam bangsa Celtic, lebih mudah dalam membuat ramalan tentang masa depan. Untuk orang-orang yang sepenuhnya tergantung pada alam yang tidak menentu, ramalan-ramalan ini adalah sumber penting untuk mencari kenyamanan dan keselamatan selama musim dingin yang panjang dan gelap.

Untuk memperingati acara tersebut, para imam Druids membuat api unggun suci yang besar, dimana orang berkumpul untuk membakar hasil panen dan hewan sebagai kurban kepada para arwah. Selama perayaan, bangsa Celtic mengenakan kostum, biasanya terdiri dari kepala dan kulit binatang. Kemudian mereka berusaha untuk memberitahu peruntungan masing-masing. Ketika perayaan usai, mereka kembali menyalakan tungku api mereka, mereka yang telah padam sebelumnya malam itu, dari api unggun suci untuk membantu melindungi mereka selama musim dingin mendatang.

Ritual Paganisme


BERCAMPUR TRADISI ROMAWI “FERALIA” dan “POMONA”

Pada Tahun 43 Masehi, Kekaisaran Romawi telah menaklukkan sebagian besar wilayah bangsa Celtic. Dalam perjalanan selama empat ratus tahun mereka menguasai tanah Celtic, dua festival asal Romawi digabungkan dengan perayaan tradisional Celtic “Samhain”. Yang pertama adalah “Feralia”, suatu ritual tengah malam oleh orang Roma membawa biji-bijian dan sedikit garam, roti yang direndam dalam anggur, ke kuburan orang-orang mereka yang telah mati. Yang kedua adalah hari untuk menghormati “Pomona”, dewi buah dan pohon. Lambang “Pomona” adalah apel dan menggabungan perayaan ini dengan “Samhain” yang mungkin menjelaskan tradisi “apple boobing” (menunduk untuk menangkap apel di atas ember yang penuh air), yang sering dipraktekkan sebagai permainan pada tradisi Halloween saat ini.

Pada, Tahun 609 AD, Paus Bonifasius IV mendedikasikan tanggal 13 Mei sebagai hari untuk menghormati semua martir Kristen, dan hari itu dijadikan festival Katholik “Hari Semua Martir” oleh gereja Roma. Paus Gregorius III (731-741) kemudian memperluas festival itu untuk memasukkan peringatan semua orang kudus beserta semua martir, dan memindahkan perayaan dari tanggal 13 Mei ke tanggal 1 November, tepat pada tanggal perayaan kuno “Samhain” dari bangsa Celtic. Bahkan memasuki abad ke Sebelas, gereja Roma akhirnya menetapkan Tanggal 2 November sebagai “Hari Semua Arwah” (All Souls Day), hari untuk menghormati semua arwah orang mati. Hari Semua Arwah (All Souls Day) dirayakan sama dengan ritual “Samhain”, dengan api unggun besar, parade, dan berdandan kostum sebagai orang-orang kudus, malaikat dan setan.

Perayaan All Saints Day juga disebut “All-hallows” atau “All-hallowmas” (dari bahasa Inggris Pertengahan “Alholowmesse” yang berarti Hari Para Orang Suci). Dan malam sebelumnya, yang merupakan malam “Samhain” yang dirayakan dalam agama Celtic, mulai disebut “All-hallows Evening” dan kemudian disingkat “Hallows-en” atau lebih terkenal sebagai “Halloween”.


HALLOWEEN MASUK KE BENUA AMERIKA

Pada paruh kedua abad kesembilan belas, Amerika dibanjiri imigran baru. Jutaan orang Irlandia yang melarikan diri karena kelaparan Irlandia tahun 1846. Merekalah yang membantu mempopulerkan perayaan Halloween di Amerika. Mengambil dari tradisi Irlandia dan Inggris, orang Amerika mulai mengenakan kostum-kostum dan pergi rumah ke rumah untuk meminta makanan atau uang, sebuah praktek yang akhirnya menjadi tradisi “trik-dan-treat” hari ini. Sebuah tradisi Amerika yang baru lahir, dan terus tumbuh. Hari ini, Amerika Serikat menghabiskan sekitar $ 6 miliar per tahun setiap Halloween. Haloween menjadi liburan kedua terbesar secara komersial di negara itu.
Tetapi perayaan Halloween sangat jarang di Amerika bagian Utara, khususnya di wilayah New England, karena sistem “kepercayaan kaku” kaum Protestan di sana menolak merayakan Halloween. Halloween jauh lebih umum di Maryland dan koloni selatan. Orang-orang Protestan juga tidak merayakan Hari Para Orang Suci dan Hari Semua Arwah (All Souls Day) yang dirayakan oleh Gereja Roma. Berabad-abad bapa-bapa Protestan melarang orang percaya merayakan hari orang mati “Halloween”. Belakangan (2009) Vatican mengecam perayaan Halloween sebagai “kafir” dan melecehkan Hari Raya “All Souls Day”.

Di Mexico perayaan Katolik “All Saints Day” dan “All Souls Day” bercampur dengan budaya Astec dan Maya menciptakan perayaan “Day of The Dead” khas Mexico yang disebut “Dia de Los Muertos” juga dirayakan pada tiap tanggal 1 dan 2 November. Orang-orang mexico merias wajah mereka menjadi tengkorak-tengkorak hidup, membangun altar di kuburan dan menyajikan makanan di atasnya.
(sumber: http://www.overstock.com/guides/how-to-plan-a-dia-de-los-muertos-celebration)


Perayaan “Dia de Los Muertos” Hari Orang Mati khas Mexico dirayakan tiap Tanggal 1-2 November


TRADISI HALLOWEEN BERTENTANGAN DENGAN IMAN KRISTEN

1. MENJADI SAMA DENGAN ROH-ROH GENTAYANGAN

Tradisi berpakaian kostum hantu dan setan-setan pada waktu Halloween, memiliki akar tradisi Eropa maupun Celtic. Ratusan tahun yang lalu, musim dingin adalah waktu yang tidak pasti dan menakutkan. Persediaan makanan sering menjadi terbatas dan bagi banyak orang yang takut akan gelap, siang hari yang singkat di musim dingin penuh hal yang mengkhawatirkan.
Pada malam Halloween, mereka meyakini bahwa roh orang mati dan hantu-hantu datang kembali ke dunia mereka. Orang-orang berpikir bahwa mereka akan menghadapi hantu jika mereka meninggalkan rumah mereka, maka untuk menghindari diakui oleh hantu, orang-orang akan mengenakan topeng/masker, ketika mereka meninggalkan rumah mereka setelah gelap, sehingga para hantu akan menganggap mereka adalah sesama hantu dan roh-roh gentayangan. Pada malam Halloween, untuk menjaga rumah mereka dimasuki hantu, orang akan menempatkan mangkuk makanan di luar rumah, maksudnya untuk menenangkan hantu dan mencegah mereka mencoba masuk ke dalam.

Tradisi ini tidak pantas diikuti oleh orang percaya. Pertama, kita tidak perlu takut menghadapi berbagai rintangan dan badai dalam hidup ini, Tuhan Yesus berjanji Ia akan selalu menyertai kita sampai kepada Akhir zaman. Jadi kita tidak seperti orang-orang yang tidak berpengharapan, sehingga harus selalu memperingati datangnya kegelapan setiap tahunnya.
Kedua, kita tidak perlu takut dan percaya bahwa pada malam Halloween setan bisa seenaknya menyatroni hidup kita dan rumah-rumah kita. Kita tidak perlu ‘tunduk’ kepada setan-setan dan memberi sesaji di depan rumah kita untuk roh-roh apapun dari dunia ini. Karena Roh yang di dalam kita lebih besar dari segala roh-roh dunia ini.
Yang ketiga, masakan kita anak-anak Tuhan berdandan layaknya seperti hantu dan menjadi serupa dengan setan-setan ? Apakah hubungannya Kristus dan setan-setan ? Kita tidak layak memakai topeng-topeng setan dan para hantu gentayangan.

2. MENANAMKAN NILAI-NILAI BURUK

Tradisi Halloween Amerika yang disebut “trik-dan-treat” mengajari anak-anak untuk memeras atau meminta sesuatu dengan ancaman. Tradisi ini berasal dari kebiasaan dari tradisi malam “Samhein” dimana orang-orang sengaja meninggalkan makanan di depan pintu rumah mereka, agar roh-roh gentayangan tidak mengusik rumah mereka.

Selama perayaan Halloween di Amerika, anak-anak dengan mengenakan kostum hantu atau setan, berkeliling menyatroni rumah-rumah tetangga untuk memunguti makanan atau kue-kue di depan pintu rumah. Bila ada tetangga yang tidak menyediakan “sesaji” di depan pintu mereka, maka anak-anak itu akan merasa “berhak” untuk mengganggu rumah itu. Anak-anak akan melempari pintu atau jendela rumah itu dengan sampah atau apa saja. Pagar dan pintu rumah yang dirusak, halaman atau taman yang diacak-acak adalah hal wajar karena malam Halloween. Berbagai gangguan dan perlakuan tidak baik akan dianggap lumrah oleh masyarakat karena Halloween. Setiap tahun pada waktu Halloween, banyak orang tua tanpa menyadari telah membiarkan nilai-nilai negatif meresap kepada anak-anak mereka.

Anak-anak didandani kostum setan-setan pada acara Halloween untuk menyenangkan siapa ?

Di Indonesia beberapa pusat perbelanjaan ikut-ikutan merayaan Halloween dengan mengadakan kontes kostum Halloween. Dan yang mengenaskan pesertanya bukan orang tua, tetapi kebanyakan anak-anak yang didandani oleh orang tua mereka, dengan kostum setan-setan mulai setan dari ala film horor barat sampai hantu gentayangan ala film horor Indonesia. Ada anak perempuan yang didandani dengan kostum hantu kepala buntung. Hantu yang diperankan menenteng kepala, lengkap dengan hiasan noda darah di leher yang buntung. Sungguh miris, apa orang tua tidak mengerti, bahwa hal itu berarti mengenalkan “sadisme” ke dalam hidup anak-anak ?


MURKA TUHAN ATAS PERSATUAN YANG TIDAK KUDUS

Kita belum membicarakan semua akibat buruk yang ditimbulkan dari tradisi perayaan Halloween. Namun beberapa penjabaran di atas seharusnya menyadarkan kita (orang percaya), untuk tidak turut mengambil bagian dalam adat istiadat yang berkaitan dengan penghormatan kepada arwah-arwah orang mati.

Dalam kitab Bilangan pasal 25 dikisahkan suatu tulah yang membunuh ribuan orang Israel. Ketika orang Israel bergabung dengan penyembah BaalPeor. Yaitu orang-orang Moab penyembah dewa-dewa dan arwah orang mati. Tuhan murka dan menimpakan tulah kepada orang Israel karena bergaul dengan orang-orang yang menyajikan persembahan kepada arwah orang mati.

“Mereka berpaut pada Baal Peor, dan memakan korban-korban persembahan bagi orang mati. Mereka menyakiti hati-Nya dengan perbuatan mereka, maka timbullah tulah di antara mereka.” – Mazmur 106:28-29

Tuhan sangat serius dengan kesucian kita, karena kita adalah umat kepunyaan-Nya. Karena TUHAN itu kudus, maka kita seharusnya juga hidup secara kudus. Dalam kitab Imamat diperingatkan setiap orang yang dirasuki arwah orang mati atau roh lain seperti roh peramal, adalah najis dan harus dihukum mati. Apakah kita pantas untuk bermain-main dalam ritual penghormatan untuk arwah orang mati dan roh setan ?

“Kuduslah kamu bagi-Ku, sebab Aku ini, TUHAN, kudus dan Aku telah memisahkan kamu dari bangsa-bangsa lain, supaya kamu menjadi milik-Ku. Apabila seorang laki-laki atau perempuan dirasuk arwah atau roh peramal, pastilah mereka dihukum mati, yakni mereka harus dilontari dengan batu dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri.” – Imamat 20:27

Kita adalah milik Kristus, Gereja Tuhan adalah komunitas yang memang dipisahkan. Ini bukan berarti kita tidak boleh bergaul dengan orang lain dari dunia ini, tetapi jangan kita turut dalam perbuatan-perbuatan mereka yang cemar. Kita harus bisa membedakan, antara menghargai mereka sebagai sesama dan menolak perbuatan-perbuatan mereka. Kita harus berani menolak untuk tidak turut serta dalam perbuatan-perbuatan orang lain yang cemar, baik secara moral maupun spiritual.


JANGAN MAIN-MAIN DENGAN HAL-HAL YANG SPIRITUAL

Mungkin ada orang yang menyanggah bahwa keikut-sertaan mereka dalam pesta Halloween hanya untuk senang-senang, tidak bersungguh-sungguh untuk bersekutu dengan roh-roh jahat. Perhatikan Firman Tuhan katakan bahwa mereka akan menjadi sama dengan apa yang mereka senangi, mereka akan menjadi serupa dengan yang mereka cintai.

“Tetapi mereka itu telah pergi kepada Baal-Peor dan telah membaktikan diri kepada dewa keaiban, sehingga mereka menjadi kejijikan sama seperti apa yang mereka cintai itu.” – Hosea 9:10b

Beberapa tahun lampau di Indonesia, khususnya di Jawa, banyak ramai soal praktek memanggil arwah orang mati melalui boneka Jailangkung. Awalnya mereka juga hanya main-main, tetapi akhirnya mereka terseret dalam urusan roh-roh jahat. Anda mungkin main-main, tetapi Halloween bukan main-main, dan roh-roh jahat tidak pernah main-main dengan Anda. Iblis selalu mencari cara untuk menjerat siapapun untuk dijadikan mangsanya.

“Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.” 1 Petrus 5:8





Posted by Warrior of God


3 Roh Yang Bekerja Di Akhir Zaman Untuk Menjatuhkan Orang Percaya

3 ROH INI BEKERJA  ‘LEMBUR’ DI AKHIR ZAMAN
DAN SIAP MENJATUHKAN ORANG PERCAYA!




Syalom saudara-saudara terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus,
Tahukah anda bahwa hidup di ahkir zaman sungguh merupakan sebuah peperangan rohani yang besar? Iblis tahu bahwa waktunya sudah semakin dekat sehingga pasti mereka tidak akan tinggal diam. Mereka akan berusaha semaksimal mungkin menjatuhkan setiap orang percaya.


Perlengkapan Senjata Allah





Alkitab dengan jelas memberitahukan kita untuk kita selalu menggunakan semua perlengkapan senjata Allah (Efesus 6). Jika anda teliti membacanya akan menemukan beberapa hal yang penting untuk diketahui seperti berikut:

Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya. Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis; karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara. Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu. Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan, kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera; dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat, dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah, dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus, ~Ef 6:10-18

Alkitab dengan jelas memberitahu bahwa kita harus kuat dalam Dia dan kuasaNya, bukan kekuatan kita! Sebelum masuk dalam peperangan rohani, kita perlu kuat dulu. Ayat di atas juga memberikan 2 kategori perlengkapan senjata Allah, yaitu senjata untuk bertahan dan senjata untuk mengadakan perlawanan. Senjata untuk bertahan kita gunakan karena Iblis selalu menyerang kita kapan pun ia tahu kita membuka celah. Pedang Roh atau Firman merupakan senjata untuk kita mengadakan perlawanan, seperti saat Yesus dicobai di padang gurun. Namun, yang tidak kalah penting ialah anda harus tahu siapa musuh anda. Ayat di atas memberikan keterangan yang sangat jelas mengenai musuh kita, yaitu tipu muslihat iblis. Musuh kita bukan iblis lagi, karena ia telah dikalahkan oleh kematian Tuhan Yesus. Strateginya sekarang ialah menggunakan tipu daya.
Berikut adalah 3 roh yang bekerja di akhir zaman lewat tipu muslihatnya.


Roh Izebel


Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Tiatira: Inilah firman Anak Allah, yang mata-Nya bagaikan nyala api dan kaki-Nya bagaikan tembaga:  Aku tahu segala pekerjaanmu: baik kasihmu maupun imanmu, baik pelayananmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa pekerjaanmu yang terakhir lebih banyak dari pada yang pertama. Tetapi Aku mencela engkau, karena engkau membiarkan wanita Izebel, yang menyebut dirinya nabiah, mengajar dan menyesatkan hamba-hamba-Ku supaya berbuat zinah dan makan persembahan-persembahan berhala. Dan Aku telah memberikan dia waktu untuk bertobat, tetapi ia tidak mau bertobat dari zinahnya. ~Wahyu 2:18-21

Roh Izebel adalah roh dominan yang akan menukarkan peran suami dan istri (Izebel dominan terhadap Ahab). Salah satu cara yang paling ampuh dari iblis untuk menghancurkan anak-anak Tuhan ialah dengan merusak rumah tangga mereka. Distorsi peran akan menimbulkan efek berkepenjangan, seperti hancurnya rumah tangga. Jika orang tua tidak utuh lagi, efeknya akan langsung dialami oleh generasi mereka. Kehilangan otoritas dari keluarga membuat anak tidak akan dalam lingkungan itu. Biasanya mereka yang tidak puas dengan keadaan rumah akan melampiaskan pada pergaulan. Itulah sebebnya suami harus kembali kepada perannya sebagai imam dan kepala rumah tangga, demikian juga istri.

Bukan hanya itu, Alkitab menuliskan bahwa roh Izebel merupakan roh penyembahan berhala, dan roh perzinahan. Iblis menipu kita bahwa berhala itu ialah patung, dll. Namun segala sesuatu yang didahulukan daripada Tuhan adalah berhala. Saat ini dunia menawarkan banyak hal yang bisa membuat kita nyaman dan melupakan aktivitas dengan Tuhan. Banyak anak-anak Tuhan yang lebih gemar dengan gadget ataupun menghabiskan waktu di depan televisi hanya untuk yang kurang bermanfaat, seperti infotaiment, dll. Hati-hati terhadap roh Izebel.

Izebel dalam 1Raja-raja 19 bersumpah akan membunuh Elia. Roh inipun telah masuk ke dalam gereja, dengan melumpuhkan anak-anak Tuhan lewat intimidasi dan ketakutan. Berapa banyak anak-anak Tuhan akhir-akhir ini memilih untuk tidak melayani hanya karena teringat dengan masa lalu mereka. Iblis berkata “kamu tidak layak” sembari mengingatkan masa lalu kita. Jika iblis mengingatkan anda tentang masa lalu anda, ingatkan dia masa depannya, yaitu dalam neraka yang kekal!

Roh izebel juga merupakan roh yang egois dan suka memaksakan kehendak sendiri. Dalam gereja, masalah kecil saja bisa jadi perpecahan jika kita mempertahankan ego. Menariknya iblis selalu berhasil menghasut agar kita meninggalkan pelayanan. Roh ini membuat kita susah menundukkan diri terhadap otoritas, suka membangkang dan lebih suka pamer kerohanian. Kita berdoa dan melayani tetapi hanya untuk status rohani.



Roh Antikristus

dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus  dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia. ~1 Yoh 4:3



Roh antikistus pada dasarnya adalah roh agamawi. Secara identitas mungkin beragama Kristen, tetapi justru tidak mengenal Yesus secara pribadi. Singkat kata, lebih cocok disebut kristen KTP atau kristen yang belum lahir baru. Kegiatan rohani dan aktivitas gereja hanya merupakan rutinas belaka.
Banyak aliran gereja yang saai ini menganut “Father center”, sehingga ketuhanan Yesus dan keilahian Roh Kudus diabaikan. Adapula yang menganut “Jesus Center”, sehingga Bapa dan Roh Kudus dibaikan. Padahal kita percaya kepada Allah tritunggal.

Roh ini akan bekerja semaksimal mungkin agar kita meninggalkan iman kita. Hati-hati terhadap berkat akhir-akhir ini. Iblis akkan menawarkan sesuatu yang lebih besar, yang mungkin saja akan menyita waktu anda untuk beribadah dan berbakti kepada Tuhan. Perlahan tapi pasti, ia akan membuat kita berjalan tanpa Tuhan, sampai di suatu titik nanti,  ia akan meninggalkan anda dalam keadaan hancur.



Roh Babel



Babel adalah suatu kerajaan yang dibangun oleh Nimrod salah satu dari keturunan Ham. Nimrod adalah manusia yang mula-mula paling berkuasa dimuka bumi ini. Anda tentu tahu bagaimana Alkitab mencatat peritiwa saat Tuhan menghancurkan menara babel. Roh ini adalah roh “aku”. Jika keakuan kita lebih besar maka Tuhan akan semakin kecil dalam hidup kita. Kita bukanlah apa-apa tanpa Tuhan.

Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.” ~Yoh 3:30

Keakuan juga sama dengan kesombongan. Tahukah anda bahwa tidak ada orang mabuk yang benar-benar sadar dia sedang mabuk? Demikian juga dengan kesombongan. Dosa ini kadang tidak bisa dikenali kapan munculnya. Bisa saja memiliki sesuatu yang lebih sedikit daripada orang lain, kita sudah sombong dalam hati kecil. Roh inipun masuk dalam gereja. Sepertinya pelayanan sukses karena “aku”, semua jemaat diberkati karena “aku”. Hal ini baru benar-benar bisa disadari jika kita merendahan diri dalam hadiratNya. Berapa banyak anak-anak Tuhan yang karena sudah fasih lidah sudah jarang mempersiapkan diri saat pelayanan? “Ah, itu gampanglah”, pungkasnya. Betapa sombong dan angkuhnya anak-anak Tuhan yang sudah mahir dan berbakat bermain musik tetapi mengabaikan persiapan? Salah satu cara terbaik melayani Tuhan adalah dengan mempersiapkan diri melayaniNya, apapun bentuk pelayanannya. Jangan pernah memulai konser sebelum menyetel alat musik.

Roh arogansi ini juga berhasil merusak gereja Tuhan dengan mengatakan denominasiku yang paling benar! Berdebat tiada henti hanya untuk hal yang tidak perlu dipusingkan. Inilah yang menyebabkan doa Tuhan Yesus di Yohanes 17 belum digenapi sampai saat ini. Berhentilah mengagung-agungkan merek gereja, dan mulailah berfokus kepada Tuhan yang punya gereja.

Roh babel juga akan menghasut setiap orang percaya lebih banyak melakukan aktivitas rohani dibandingkan dengan memperhatikan kerohanian sendiri. Banyak anak-anak Tuhan yang lebih gemar menyetel musik rohani, tetapi malas untuk menyembah. Mereka lebih gemar mendengar khotbah-khotbah daripada melakukan saat teduh pribadi, ataupun lebih gemar membaca renungan tanpa Alkitab. Hal ini tentulah tidak salah, namun waspadalah akan strategi dari roh babel. Kita harus bisa menempatkan mana yang utama, mana yang sebagai pelengkap. Semua hal ini bisa menjerumuskan kita pada rutinitas.

“Sadarlah dan berjaga-jagalah”! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa  yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. ~ 1 Pet 5:8

Sumber: www.catatanakhirzaman.com

Link Untuk Share:




Posted by Warrior of God


Minggu, 02 Oktober 2016

Geger “Medical Device Registery” di AS dan Konferensi Langka Vatican Soal Tatoo, Persiapan Tanda “Si Binatang”?

Geger “Medical Device Registery” di AS dan Konferensi Langka Vatican Soal Tatoo, Persiapan Tanda “Si Binatang”?


Protes Anti Chip Implan di AS

Banyak orang mencurigai chip RFID akan merupakan media yang digunakan oleh Antikristus, untuk memberi tanda kepada banyak orang seperti dinubuatkan di Wahyu 13:16.

“Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya,” (Wah 13:16)

Chip RFID yang ditanam di lengan manusia, memang telah lama digunakan untuk tujuan medis dan telah digunakan pada para pasien penderita diabetes di Amerika Serikat. Belakangan juga diterapkan untuk tujuan keamanan di sejumlah negara maju. Namun walaupun penggunaan chip ini makin banyak di seluruh dunia, banyak kalangan menentang pemakaian chip ini karena alasan kesehatan, privasi dan yang terutama karena alasan eskatologi (menyangkut nubuat antikristus).

Untuk alasan kesehatan pihak departemen Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (USFDA) telah mengeluarkan ijin pemakaian chip RFID sejak 2004. Namun kalangan Kristen yang jeli terus berkampanye untuk menentang pemakaian chip yang dicurigai akan menjadi bencana bagi umat manusia di masa depan, karena mengandung kutuk Firman Tuhan. Orang percaya diajarkan untuk menolak tanda dari penguasa yang akan membawa murka Allah di akhir zaman. Kitab Wahyu menyatakan setiap mereka yang menerima “tanda dari binatang itu”, baik di tangan mereka atau di dahi mereka, akan terkena murka Allah.

“… Jikalau seorang menyembah binatang dan patungnya itu, dan menerima tanda pada dahinya atau pada tangannya, maka ia akan minum dari anggur murka Allah, yang disediakan tanpa campuran dalam cawan murka-Nya; dan ia akan disiksa dengan api dan belerang di depan mata malaikat-malaikat kudus dan di depan mata Anak Domba. Maka asap api yang menyiksa mereka itu naik ke atas sampai selama-lamanya, dan siang malam mereka tidak henti-hentinya disiksa, yaitu mereka yang menyembah binatang serta patungnya itu, dan barangsiapa yang telah menerima tanda namanya” (Wah 14:9-11)

RFID CHIP untuk APLIKASI KEAMANAN NASIONAL

Sementara itu dalam kondisi ekonomi dan politik global yang terus bergejolak, isu keamanan menjadi topik yang krusial, apalagi dengan maraknya tindak terorisme dimana-mana. Pemerintah negara-negara maju melihat peluang penggunaan RFID chip sebagai alat identifikasi yang canggih dan dapat menyediakan solusi untuk melawan gerakan terorisme. Cepat atau lambat negara-negara maju akan berusaha menerapkan sistem identifikasi warganya, menggunakan teknologi microchip implan (chip yang ditanam pada tubuh manusia) itu.

Chip RFID yang menggunakan teknologi gelombang radio itu memang canggih. Berbeda dengan sistem barcode yang menggunakan laser yang harus diarahkan ke kode bar, sistem RFID ini jauh lebih praktis dan lebih cepat dalam memberikan data untuk sejumlah besar obyek di sekitar alat pemindai (scanner).


Implant Chip Seukuran Butir Beras buatan Verichip

Implant Chip buatan Verichip – yang mempunyai ukuran sebesar butir beras – sangat menjanjikan untuk aplikasi kependudukan dan keamanan. Sebagai contoh, bila beribu-ribu orang berada di sebuah stadion atau alun-alun tengah berdemo, dan sebelumnya setiap orang telah didata dan mengenakan RFID chip pada tubuh mereka, maka alat pemindai dari pemerintah yang ada di sekitar tempat itu akan dapat mendeteksi siapa saja mereka yang terlibat dalam demo itu, dan berapa orang yang ada disana pada saat itu. Siapa saja yang keluar dari lapangan itu dan siapa yang bertindak anarkis disana. Topeng atau masker tidak akan menghalangi alat pemindai mengenali identitas mereka.

Sebagian masyarakat barat yang sadar privasi mereka terancam menolak penggunaan chip ini pada tubuh mereka. Sebagian lain yang menolak pemakaian chip ini adalah orang-orang Kristen yang mengerti pesan kitab Wahyu yang menubuatkan tentang “Mark of the Beast” (Tanda dari “Si binatang”) yang tidak lain adalah Antikristus penguasa akhir zaman yang akan memberi tanda pada tangan dan dahi banyak orang dan akan menyesatkan mereka.

Untuk dapat menerapkan sistem chip RFID kepada penduduknya, pemerintah negara-negara maju melakukan banyak kampanye dan promosi. Penyebaran wacana juga dilakukan melalui konferensi dan seminar-seminar. Namun usaha semi pemaksaan juga mulai muncul seperti yang terjadi di Amerika Serikat. Kebijakan presiden Obama dalam bidang Kesehatan yang dikenal sebagai ObamaCare menyinggung masalah penerapan “National Medical Device Registry” yang dicurigai banyak orang akan berujung pada pemasangan implant Chip RFID untuk setiap warga AS yang ingin memperoleh pelayanan kesehatan di negara itu. Sebagian warga AS yang ‘melek’ akan nubuat-nubuat Alkitab berreaksi negatif dan siap menolak bila yang mereka curigai itu benar-benar terjadi.


KONFERENSI LANGKA TENTANG TATOO

Sementara itu ditengah maraknya penolakkan terhadap penggunaan Implant Chip oleh kelompok-kelompok Kristen di berbagai belahan dunia. Vatican baru-baru ini (Desember 2011) menyelenggarakan suatu konferensi langka yang membahas budaya pemberian tanda permanen (tatoo) pada tangan dan dahi sebagai tanda keimanan.

Duta Besar Israel untuk Vatican Mordechay Lewy, bersama pejabat-pejabat Vatican membahas mengenai Tatoo permanen untuk peziarah Yerusalem. Ada kesamaan budaya mentatoo diri antara peziarah di Yerusalem dan para peziarah di Loreto, kota di Itali yg diyakini sebagai kota Maria (house of Mary) di abad pertengahan.




Paus Benediktus XVI dan Duta Besar Lewy dalam Konferensi langka tentang Tatoo
Entah apa motivasi di balik studi ini, namun mereka sangat serius dan membuka konferensi internasional yang melibatkan peserta dari Israel, Eropa, Amerika Utara, dan New Zealand. Konferensi yg berjudul “Into the Skin: Identity, Symbols and History of Permanent Body Marks.” melibatkan para theolog, pakar kesehatan dan para diplomat.

Dalam konferensi itu Guido Guerzoni, professor dari Milan’s Bocconi University menyatakan bahwa mentatoo diri merupakan bentuk dari pengorbanan peziarah terhadap iman mereka. “A Christian pilgrimage tattoo was ” a small martyrdom — a public shedding of blood” for one’s faith” kata Guerzoni. “A devotional tattoo was a sign of unshakable, immovable faith,” lanjutnya lagi.
Sementara itu Duta Besar Lewy menyatakan: dalam sejarah orang2 Kristen Coptik, dan orang Ethiopia serta komunitas Armenia di tanah suci, biasa mentato diri mereka pada pergelangan tangan atau pada dahi mereka.

Apa tujuan studi ini tidak diungkap oleh Catholic News Service, mungkin untuk memberi wacana kepada banyak orang bahwa memberi tanda di tangan dan di dahi bukanlah hal baru dan merupakan tradisi yang sudah turun temurun dianut oleh orang-orang yang paling taat secara agama. Mengapa topik ini begitu serius diwacanakan? apakah rencana memberi tanda pada tangan dan dahi sudah begitu dekat ?
Waspadalah, waktunya untuk penggenapan segala nubuat sudah begitu dekat.

“Hai orang-orang munafik, rupa bumi dan langit kamu tahu menilainya, mengapakah kamu tidak dapat menilai zaman ini ?.” (Lukas 12:56)

Tanda-tanda demikian jelas, Sadarlah dan Berjaga-jagalah !

Sumber:
-          www.houseofrevelation.com
-           http://www.catholicnews.com/data/stories/cns/1104794.htm

Fwd berita ini ke keluarga dan temen-temen seiman untuk membuat semua siap sedia dan “bangun dari tidur” mereka.

Posted by Warrior of God

Link untuk Berbagi:


BERJAGA-JAGA DALAM “TESHUVAH” & Kesaksian Pendeta John Mulinde

BERJAGA-JAGA DALAM “TESHUVAH”


Maksud dari berjaga-jaga adalah untuk Teshuvah (kembali kepada Tuhan) agar kita siap menghadapi Hari Tuhan yang segera datang.

Banyak orang Kristen dengan mudah berkata, kapanpun Tuhan Yesus datang saya siap. Puji Tuhan! Kiranya terjadi demikian kepada semua saudara. Namun apa yang TUHAN singkapkan baru-baru ini membuat saya melihat betapa suci dan kudusnya kita harus hidup di hadapan TUHAN. Menjelang Hari Kedatangan-Nya, Tuhan Yesus memanggil kita semua umat-Nya untuk “Teshuvah” atau “Berbalik” kepada-Nya.

“Teshuvah” atau “Berbalik” memiliki dua aspek. Yang pertama: “Berhenti Melakukan”. Berhenti Melakukan apa ? Berhenti melakukan Kecemaran dan dosa! Rasul Paulus berkata bahwa orang-orang yang cemar tidak akan mendapat bagian di dalam Kerajaan Allah.

“…tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit, pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.” (1Kor 6:9-10)

Mungkin banyak orang dengan santai menjawab, “dosa-dosa saya sudah diampuni dan Tuhan Yesus telah menebus seluruh dosa saya, tidak ada persoalan.” Namun dengar baik-baik, banyak orang yang dosanya telah diampuni, tetapi tidak berbalik kepada TUHAN dan terus tinggal dalam dosa-dosanya. Alkitab berkata bahwa bagi orang yang seperti ini, murka Allah tetap ada atas mereka.

“Setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepada-Nya, menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci… setiap orang yang tetap berada di dalam Dia, tidak berbuat dosa lagi; setiap orang yang tetap berbuat dosa, tidak melihat dan tidak mengenal Dia.” (1Yohanes 3:3-6)
“… barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya.” (Yohanes 3:36)

Pada waktu mempelajari mengenai “Teshuvah” ini, saya menemukan sebuah video kesaksian Pastor John Mulinde yang memberi wahyu yang segar sekaligus menyentak kehidupan rohani saya, saya yakin juga akan memberi pengaruh besar dan melakukan terobosan penting untuk kehidupan hamba-hamba Tuhan dan setiap orang percaya yang mau merendahkan diri dan dengar-dengaran.
Pastor John Mulinde dari Uganda adalah seorang rasul yang penting untuk kebangunan rohani di benua Afrika baru-baru ini. Reputasi pelayanannya diteguhkan dengan banyak terjadinya mujizat dan pertobatan jiwa-jiwa. Dia telah melayani Tuhan selama bertahun-tahun dan cukup terkenal. Namun Tuhan terus menerus menyuruhnya untuk bertobat, namun setiap ia memikirkan ia tidak bisa menemukan dalam dosa apa ia belum bertobat.

Akhirnya Tuhan Yesus mengunjungi dia dalam suatu penglihatan, dan Tuhan Yesus menyatakan suatu perkataan yang menyentak: jika Dia harus datang kembali saat itu untuk menjemput umat-Nya, Dia tidak akan mengangkat Pastor Mulinde! Dan Tuhan Yesus mulai mengungkapkan dosa-dosa tak terlihat itu. Tuhan membongkar semua dosa Pastor Mulinde, terutama yang tidak terlihat oleh manusia, yaitu pikiran cabul, ingatan-ingatan yang cemar, kesombongan yang tersembunyi, pembenaran diri dan rasa layak dipakai Tuhan, dan banyak hal lain. Pendek kata Tuhan menelanjangi Pastor Mulinde sampai semua dosanya yang terkecil dan tersembunyi ia akui dan ia bertobat dari dosa-dosa itu.



Pastor John Mulinde



Kesaksian Pendeta John Mulinde yang diperintahkan bertobat oleh Tuhan Yesus.

Tuhan mengatakan kepadanya, “banyak dari hamba-hamba-Ku … telah menjual jiwa mereka untuk hal-hal duniawi.” Tuhan mengatakan kepada Pastor Mulinde, bahwa Hari Tuhan sudah dekat, dan semua pikiran yang tersembunyi dan hati manusia akan terungkap pada hari itu. Tuhan menyingkapkan kepadanya dosa pikiran dan hatinya yang bahkan ia sendiri tidak sadari selama ini!

Pastor Mulinde mengatakan, “Saudara kekasih, waktunya singkat, Dia yang akan datang akan datang segera. Ia memanggil kita berbalik kepada diri-Nya. Saya ingat Dia berkata kepada saya, Hari itu bukan hari bahagia bagi diri-Nya. Tuhan Yesus mengatakan, ‘hati-Ku hancur ketika memikirkan umat-Ku yang akan dijauhkan pada hari itu. Itulah mengapa Aku berseru sambil menangis, ‘Berbaliklah kepada-Ku!’ “

Pastor Mulinde mengatakan, “[Tuhan Yesus] berkata, ‘Aku mengutus kamu, jangan menghakimi umat-Ku… Jangan mengutuki mereka. Katakan pada mereka Aku tidak mengutuk mereka. Aku memanggil mereka untuk berbalik kepada-Ku. Larilah dari murka yang akan datang pada Hari Tuhan. Larilah dari kuasa kegelapan yang berusaha untuk membawa engkau tertawan. Larilah dari dirimu sendiri, dari kedaginganmu sendiri. Larilah, Ada perlindungan dalam nama Tuhan. Nama TUHAN adalah menara yang kuat! Orang benar lari ke dalamnya dan mereka selamat.’ ”

Itulah yang dimaksud Aspek Pertama “Teshuvah”: Berhenti Melakukan Kecemaran dan dosa. Saya sangat menyarankan Saudara menyaksikan sendiri video itu dengan hati yang terbuka pada Tuhan, karena akan sangat memberkati kehidupan rohani Saudara semua. 




Aspek kedua “Teshuvah” adalah: Kembali Melakukan. Kembali Melakukan Kehendak TUHAN, Apa Yang Baik, Yang Berkenan dan Yang Sempurna. Kita dapat mengerti hal ini melalui pesan Roh Kristus kepada Tujuh Jemaat akhir zaman, khususnya kepada jemaat Efesus.

“… Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula. Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat..” (Wahyu 2:4-5)

Panggilan Sangkakala untuk “Teshuvah” juga berarti panggilan untuk kembali kepada kasih mula-mula kita pada TUHAN. Jika kita tidak kembali, maka kehidupan kita akan menjadi gelap, artinya tidak dapat menangkap ‘revelation’ tentang waktu Kedatangan-Nya (1Tes 5:4-5). Jika kita kehilangan terang, kita seperti lima gadis yang bodoh yang pelitanya padam, tidak siap menyambut kedatangan ‘mempelai pria’. Artinya tidak akan termasuk mereka yang diangkat pada Kedatangan Tuhan Yesus kelak.

Jika hari ini kasih kita telah surut jauh dibanding pada saat pertama kita ‘bertemu’ TUHAN, maka Ia memanggil kita berbalik kembali mencintai Dia seperti pada waktu mula-mula itu.
Jika hari ini kerinduan kita mencari TUHAN telah sirna dan tidak seperti saat pertama kita merasakan lawatan-Nya, maka Ia memanggil kita berbalik kembali merasakan diri-Nya seperti pada waktu semula. Jika hari ini kesanggupan kita melayani telah kendor dan kita menjadi lelah, tidak lagi seperti saat pertama kita ‘diurapi-Nya’, maka Ia memanggil kita berbalik kepada-Nya agar kita kembali mendapat minyak baru dan diperbaharui kekuatan kita seperti pada sedia kala. Itulah aspek kedua dalam “Teshuvah”: Kembali Melakukan.

“… barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!” (Wahyu 22:11)

Sumber: www.houseofrevelation.com



Posted by Warrior of God


Sabtu, 04 Juni 2016

“THE GOD OF A SECOND CHANCE “ (Kesaksian Pastor Benny Hinn)

“THE GOD OF A SECOND CHANCE “
(Kesaksian Pastor Benny Hinn)



Video kesaksian ps benny hinn second chance

a Testimony of Pastor Benny Hinn on his tour to South Africa in April 2016.

Please pay attention to his detailed testimony.

He says in 2015 he had heart attack and was taken to the hospital for heart surgery and while in the hospital he had a dream and in that dream he found himself in a long que at the gate of  heaven and everyone was dressed in white garment. At the gate was Jesus dressed in a shiny sparkling white garment different from everyone  and beside him Pastor Benny Hinn saw a woman that was playing a piano.

Jesus would nod his head in signal as to whether a person was accepted or denied to enter. If it was a yes, the pianist would play glorious melodies and the glory was overwhelming and the gates would automatically open but if it was a denial the pianist would play horrible melodies and demons would come to take the person away to hell. He says, out of the whole que only 20 percent entered but 80 percent were denied. 

They were all Christians and full of pastors but only 20 percent entered. He says everyone was trembling as they were waiting on the que. He says eventually Pastor Benny Hinn’s turn came and the pianist knew Pastor Benny and smiled at him in admiration of his record amongst the people on earth but when Jesus looked at Benny Hinn, his look could tell that he was not impressed with Pastor Benny Hinn, and Pastor Hinn says his trembling and fear had increased knowing that he would not be able to make it through that gate and when Jesus was about to make his decision, then he woke up and God said to him “Don’t blow up this time, this is your second chance” Pastor Benny Hinn then explained something that every long serving christian need to take note of. He said all through his ministry he had two ministry duties, one was to serve the people with his gift that God has given him ie preaching and performing miracles and the other ministry was his personal walk with God ie. his fellowship with God on every basis day.

He says but from 2010 as he passed through a divorce his relationship with God became dead and God was far away. He says through the divorce he lost about 7 million dollars and his house and his relationship with God was gone totally. The amazing thing is that he says when he knew that he is no longer with God thus when he saw many miracles in his ministry. He says that, because he is a great pretender so he pretended before the people as if he is with God and yet he was not.(remember the gifts of God are without repentance that is to say whether you are with God or not the gift will still work, but to enter the gate of heaven it will be your telationship with God ie your right standing with God through Jesus Christ) ” As to pretends , it is not only Pastor Benny Hinn but any long serving christian becomes used to the things of God and eventually pretends becomes his everyday walk before the people and one minds more of the degree and opinion that the crowds hold on him than what God says” pastor Benny Hinn now condemns the selling of anointing oils and holy waters and any thing of God that today pastors sell in churches to make money. He says since God has given him a second chance his focus is no longer on the crowds and their opinions but on his personal relationship with God so that he may enter that gate. The question is if Pastor Benny Hinn was trembling and sweating at the gate in fear that he would not make it, what about you when you will face the gate. If we think because of our long serving in the church, or preaching, or works or miracle performance, I think he has out done most of us and yet God’s acceptance at the gate is not based on these. ”
Phil 2:12 Wherefore, my beloved, as ye have always obeyed, not as in my presence only, but now much more in my absence, work out your own salvation with fear and trembling.”

God has not given Pastor Benny Hinn alone this second chance but the whole body of christ world wide to walk home into his arms through his grace and mercy before the door closes which is very shortly. God has used Pastor Benny Hinn in this case because of his influence and the public opinion that people has on him and of how much an individual would then realise of his short fall before that gate. Its time to seek repentance before God, its time to drop down titles given by men in search for God’s mercy that enables one to enter through that gate.

Send this message to your beloved. Its time for evangelising and awakening of our souls.



ALLAH PEMBERI KESEMPATAN KEDUA





Kesaksian Pendeta Benny Hinn saat mengadakan tur ke Afrika Selatan di bulan April 2016

(Perhatikan dengan seksama rincian kesaksian beliau)

Di tahun 2015 Pdt. Benny Hinn mengalami serangan jantung sehingga dibawa ke rumah sakit untuk dioperasi.  Di rumah sakit itulah Pdt. Benny Hinn bermimpi dan di dalam mimpinya ada antrian yang sangat panjang menuju pintu gerbang Sorga dan semua orang disana berjubah warna putih. 

Di pintu gerbang berdirilah YESUS berjubah putih berkilau yang berbeda dari jubah putih yang dikenakan orang-orang, dan di samping YESUS ada seorang wanita yang bermain piano. YESUS memberi tanda jika seseorang diperbolehkan masuk pintu gerbang Sorga. Apabila YA, maka sang pianis ini akan mengalunkan melodi yang amat indah penuh kemuliaan dan luar biasa memukau dan secara otomatis pintu gerbang Sorga akan terbuka. Namun apabila TIDAK, maka sang pianis akan memainkan sebuah melodi yang sangat mengerikan dan setan-setan akan menjemput orang itu untuk dibawa ke neraka. 

 Menurut Pdt. Benny Hinn, dari seluruh orang yang mengantri, hanya 20 persen yang diperbolehkan masuk dan sisa yang 80% nya ditolaknya. Antrian ini terdiri dari orang-orang Kristen bahkan semuanya pendeta, namun hanya 20% saja yang masuk.  Mereka yang mengikuti antrian semua gemetaran. Tibalah giliran Pdt. Benny Hinn dan sang pianis yang kenal Benny Hinn tersenyum dengan rasa kagum mengingat prestasinya dikalangan umat di bumi ini. Namun ketika YESUS memandang kepada Benny Hinn, pandangan wajahNya menunjukkan bahwa Ia tidak terkesan sama sekali dengan Benny Hinn. Rasa ketakutan melanda Pdt. Benny Hinn karena ia sadar bahwa ia tidak diperbolehkan masuk lewati pintu gerbang Sorga itu. Pada saat YESUS akan menyatakan keputusan-Nya, Pdt. Benny Hinn pun terbangun dari mimpi dan TUHAN berkata,” Jangan hancurkan kesempatan kedua yang Kuberikan ini.”



Pdt. Benny Hinn lalu menyampaikan pesan yang patut diperhatikan oleh orang-orang Kristen yang sudah lama masuk dalam pelayanan. Ia menjelaskan bahwa dalam pelayanannya ada dua tugas utama, yaitu melayani orang-orang dengan karunia-karunia yang TUHAN telah berikan kepadanya yaitu berkhotbah dan melakukan mujizat. Yang kedua adalah hubungan pribadinya bersama dengan TUHAN hari demi hari. Pdt. Benny Hinn berkata bahwa sejak perceraian yang terjadi di tahun 2010, hubungan pribadinya dengan TUHAN mengalami kematian dan TUHAN terasa amat jauh.

Lewat perceraian ini ia mengalami kehilangan 7 juta Dolar Amerika Serikat, rumahnya dan hubungan pribadinya dengan TUHAN, yang mengherankan adalah Pdt. Benny Hinn sadar bahwa ia tidak lagi bersama Tuhan namun mujizat-mujizat masih terus terjadi dalam pelayanannya. Karena ia pandai berpura-pura, maka di hadapan orang-orang ia telah bertindak seolah-olah ia dekat dengan TUHAN tapi sebenarnya tidak. (Ingat, karunia pelayanan diberikan TUHAN tanpa penyesalan, apakah saat ini anda dekat atau tidak dekat dengan TUHAN, karunia pelayanan tetap berfungsi, namun untuk MASUK ke pintu gerbang Sorga, itu tergantung hubungan pribadi anda dengan TUHAN, yaitu hubungan yang telah dibenarkan dihadapan ALLAH melalui YESUS KRISTUS) . Perihal hidup dalam kepura-puraan yang dijalani Benny Hinn, ini dapat terjadi pada orang-orang Kristen yang sudah lama masuk dalam pelayanan yang akhirnya membuat jabatan dan opini manusia lebih diutamakan daripada mengikuti kata TUHAN.

Pdt. Benny Hinn mengecam praktek jualan minyak urapan, air suci, dan hal-hal ilahi yang dari TUHAN yang dilakukan banyak pendeta di gereja-gereja demi uang.
Pertanyaan bagi kita adalah jika Pdt.Benny Hinn saja sudah ketakutan dan gemetaran di depan pintu gerbang Sorga, bagaimanakah dengan kita saat berada di depan pintu gerbang Sorga itu.  Dari segi pengalaman dan panjangnya waktu yang telah dilalui Pdt. Benny Hinn dalam pelayanan baik itu berkhotbah dan melakukan mujizat-mujizat, pasti ia melebihi kita, namun di pintu gerbang itu TUHAN tidak memandang semuanya itu sebagai DASAR diterima atau tidaknya Pdt. Benny Hinn di pintu gerbang Sorga.

Filipi 2: 12 Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat, karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir.

Kesempatan kedua diberikan TUHAN bukan hanya untuk Benny Hinn tetapi untuk tubuh Kristus secara keseluruhan di seluruh dunia agar supaya kita kembali berbalik pulang menuju tangan anugerah dan pengasihan-Nya sekarang, sebelum pintu kesempatan itu tertutup dalam sekejap.

TUHAN telah memakai Pdt. Benny Hinn dalam kesaksian ini karena ia memiliki dampak atau pengaruh yang sangat besar dan opini publik yang dibangun oleh banyak orang atas dirinya yang dapat membuat kita sadar akan kekurangan-kekurangan kita saat berhadapan dengan DIA di depan pintu gerbang Sorga.
INILAH waktunya untuk menghadap ALLAH dan bertobat. INILAH waktunya untuk menanggalkan titel-titel yang diberikan oleh manusia dan mencari pengampunan dan anugerah ALLAH untuk dapat melewati pintu gerbang itu.

BAGI pesan ini ke orang-orang yang kita kasihi. Ini waktunya untuk kita memberitakan kabar baik dan membangunkan jiwa-jiwa disekitar kita. Tuhan Yesus Memberkati !

Sumber Artikel Diambil dari:
http://www.berjagajaga.wordpress.com
Posted by Warrior of God


SPIRIT OF HEAVINES

SPIRIT OF HEAVINES ( ROH BEBAN BERAT )



Shalom… Rick Ridings (Watchtower in Jerusalem) baru-baru ini mendapat vision, tentang the spirit of antiChrist yg sedang dilepaskan untuk menekan orang-orang kudus, terutama para pemuji penyembah dan pendoa (Imam & Lewi)





Dia liat di seluruh middle east dan israel ada penyihir- penyihir atau witches, sorcerers melepaskan mantera-mantera yang melepaskan roh heaviness (berbeban berat). Saat mereka melepas mantera itu keluar debu-debu asap tebal warna hitam menyebar keatas imam-imam yang melayani didepan altar Tuhan. Mereka jadi letih lesu berbeban berat tidak bersemangat menyembah. Tapi saat para imam ini mengangkat tangan memuji Tuhan dgn suara yg kuat (praising the Lord with loud voices), kabut-kabut hitam itu lepas




Kemudian tidak berapa lama, tangan para imam turun lagi karena kelelahan, dan kabut hitam itu menimpa mereka lagi. Tiba-tiba dia melihat malaikat Tuhan datang membantu para imam ini dan menopang tangan para imam untuk terus terangkat keatas, dan saat itu juga kabut hitam itu pergi lagi. Malaikat kemudian memegang sapu dan membuang semua kabut-kabut hitam tersebut.

Saat para imam ini memberikan korban ucapan syukur dan pujian mereka melepaskan smacam whirlwind atau angin puting beliung yang menyambar orang-orang yang masih awam/blm mengerti tentang kuasa Pujian Penyembahan (PPW) dan mereka jadi mengerti sehingga ikut memuji-muji Tuhan. Lalu Whirlwind itu kemudian mulai menyambar orang-orang yang belum percaya (unbelievers) juga dan membersihkan mereka.
The praise whirlwind causes freedom all over people.

Rick Riding men ‘declare’:

Ini adalah musim yg baru, musim dimana setiap rasa lelah dan beban berat di pundak para imam harus dipatahkan. Naikkan pujian dengan suara yang kuat dan pujilah Tuhan karena kebesaran Nya !

Declare over middle east, Israel and 
the nations: Holy spirit whirlwind will lift the burden and heaviness off. No sorcery and witchcraft can come upon israel middle east and the nations that are engrafted into Israel. Amen

Berjaga-jagalah senantiasa !


Sumber:
http://www.berjagajaga.wordpress.com





Link Untuk Share: 




Posted by Warrior of God


Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More