kkesaksian Warrior Of God: Renungan

FILIPI 4 : 13

Segala perkara dapat kutanggung didalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.

MAZMUR 27 :1

Tuhan adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? Tuhan adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?

YOHANES 3 : 16

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

MARK 16 : 15-16

Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.

EFESUS 6 : 10-17

Hendaklah kamu kuat di dlm Tuhan, didalam kekuatan kuasa-Nya, ambilah seluruh perlengkapan senjata Allah, dlm segala keadaan pergunakanlah perisai iman, krn perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan roh-roh jahat di udara.

Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 Desember 2016

JADILAH BINTANG

JADILAH BINTANG
( Be A Star )



Di tengah – tengah angkatan yang bengkok hatinya dan sesat ini, Tuhan rindu agar kita bercahaya di antara mereka seperti bintang – bintang didunia ini ( Filipi 2 : 15 ), mengapa??

Dalam kitab kejadian pasal 15 Tuhan  berjanji akan memberkati Abraham dan memberikan keturunan yang begitu banyak. Keturunan Abraham akan seperti bintang – binang di langit dan pasir di pantai. Para ahli Teologia percaya bahwa keturunan Abraham yang seperti bintang di langit adalah keturunan dari Ishak, sementara yang digambarkan seperti pasir di pantai itu adalah keturunan dari Ismail.Tangkap pesan ini: Ada sesuatu yang berbeda, bintang itu diatas dan bintang itu bersinar!



Alkitab menyatakan dalam Perjanjian Baru, sejak kita terima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, maka sayadan saudara mendapat hak menjadi keturunan Abraham secara rohani ( Galatia 3 :29 ) Dan jikalau kamu adalah milik Kristus,maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah. Berarti, saya dan saudara juga punya sebuah destiny (panggilan) agar kita menjadi bintang – bintang yang menerangi dunia yang gelap ini.

Mungkin anda bertanya, apa bisa saya jadi bintang? Apapun keadaan kita, Tuhan tetap punya panggilan agar saudara dan saya jadi bintang – bintang di dunia ini yang membawa orang lain unuk bisa bertemu dengan Tuhan Yesus. ( Daniel 12 :3 ) Dan orang – orang bijaksana akan bercahaya seperti cahaya cakrawala, dan yang telah menuntun banyak orang kepada kebenaran seperti bintang – bintang, tetap untuk selama – lamanya.

Pertanyaannya: Bagaimana kita bisa menjadi para bintang yang berdampak bagi banyak orang ditempat pekerjaan, di sekolah, di masyarakat dan dimanapun kita berada?

1.    TETAPLAH BERSINAR DITENGAH KEGELAPAN



Bintang itu akan semakin berkilau/bersinar justru ditengah – tengah kegelapan, ini bicara tentang Tuhan mau agar saya dan saudara terus berapi – api, terus bersemangat bagi Tuhan. Jangan sampai api cinta kita kepada Tuhan padam oleh berbagai keadaan dan jangan sampai cinta kepada Tuhan padam karena orang lain.

Berapa banyak anak Tuhan ketika dia mulai bersinar, dia melihat keadaan disekelilingnya atau dia melihat orang lain yang membuatnya sakit hati, Apa yang terjadi? Dia mulai kecewa, menyalahkan diri sendiri, orang lain atau Tuhan dan mulai redup sinarnya bahkan padam. Mari kita belajar apapun yang terjadi jangan ijinkan sinarmu padam, tetapi tetaplah bersinar ditengah kegelapan!.

Ada juga anak Tuhan ketika mulai diangkat seperi bintang yang bersinar, dulunya belum punya apa – apa hidupnya menderita dan pas-pas an, tetapi ketika mulai diberkati Tuhan, mulai makmur dan masuk zona nyaman  malah redup apinya dan padam sinarnya. (Wahyu 3 : 1 -2)Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di sardis: inilah firman Dia, yang memiliki ketujuh Roh Allah dan ketujuh bintang itu: Aku tahu segala pekerjaanmu:engkau dikatakan hidup, padahal engkau mati!. Bangunlah, dan kuatkanlah apa yang masih tinggal yang sudah hamper mati, sebab tidak satu pun dari pekerjaanmu Aku dapati sempurna di hadapan Allah-Ku. Tuhan peringatkan kita gereja-Nya di akhir zaman.

Hari – hari ini mungkin anda sudah tidak lagi merasakan hadirat Tuhan, saudara merasa kering dan kosong. Dengar perintah Tuhan: “Bangunlah, bangkit kembali ! supaya anda tetap bersinar di tengah – tengah kegelapan”. Yesus berkata apa? (Markus 4 : 21) Lalu Yesus berkata kepada mereka: “Orang membawa pelita bukan supaya ditempatkan di bawah gantang atau di bawah tempat tidur, melainkan supaya ditaruh di atas kaki dian.

Tuhan Yesus mengingatkan: mengapa sebuah nyala api dari pelita itu tidak berdampak apa – apa? Karena salah posisi, di taruh di bawah gantang. Gantang itu apa? Sebuah bejana tempat penyimpanan bahan makanan, ini bicara soal perut (urusan makanan dan kebutuhan hidup), urusan keuangan dan pekerjaan.

Berapa banyak anak Tuhan apinya mulai padam, karena hidup hanya untuk kejar uang. (Amsal 23 : 4  - 5 ) Jangan bersusah payah untuk menjadi kaya, tinggalkan niatmu ini. Kalau engkau mengamat – amatinya, lenyaplah ia, karena tiba – tiba ia bersayap, lalu terbang ke angkasa seperti rajawali. Uang itu punya sayap, hari ini bisa didompet kita, tetapi besok belum tentu ada didompet kita, artinya kekayaan dunia ini hanya sementara, betul kita perlu uang tetapi jangan kejar uang sampai gantang itu menutupi cahaya dalam hidupmu!.
Selanjutnya, jangan pernah pelita itu ditaruh dibawah tempat tidur, kolong tempat tidur ini bicara apa? Ini bicara kepentingan atau masalah  pribadi.




Berapa banyak anak Tuhan pelitanya mulai padam kepada Yesus karena hanya fokus kepada kepentingan / masalah pribadi. Anda harus mulai bangkit dan bersinar, karena ditengah kegelapan dunia yang semakin jahat ini Tuhan mau kita bersinar terang,berapi – api bagi Dia. Jangan pernah menyerah, tetaplah menyala – nyala dan bersinarlah ditengah kegelapan.

2.    BERIKAN TELADAN TERBAIK BAGI DUNIA


Firman Tuhan berkata dalam Filipi 2 : 15 “Supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak – anak Allah yang tidak bercela ditengah – tengah angkatan yang bengkok hatinya dan sesat ini,sehingga kamu bercahaya diantara mereka seperti bintang – bintang di dunia.”
  



Berikan teladan terbaik bagi dunia, mengapa? Sebuah pepatah berkata, “Action talk louder than words” Sikap perbuatan kita berbicara lebih kuat dari perkataan kita. Apakah saudara mau jadi bintang yang membawa teman – teman kerjamu berkata, “Aku mau ikut ke gereja” Kenapa? “Karena hidupmu menginspirasi hidupku. Ditengah – tengah orang yang tidak jujur kerjanya, ternyata engkau sangat jujur (Amsal 14 : 11) Rumah orang fasik akan musnah, tetapi kemah orang jujur akan mekar. Ditengah – tengah orang yang bermalas-malasan kerjanya, ternyata engkau seorang pekerja yang sangat bertanggung jawab.” Tanpa engkau beritahu tentang Yesus, orang lihat ada Yesus dihidup kita. Tetapi, berapa banyak orang dunia lihat, “Itukah orang Kristen? Itukah anakTuhan? Kita mencuri, dia juga mencuri bahkan lebih parah merampok lagi … Kita kumpul kebo, dia malah punya 5 kebo … Kita suka gossip, kita suka bicara negaif, dia malah lebih parah lagi…”Jujur, akhirnya kita tidak beda dengan orang dunia.Mari kita sebagai orang Kristen, kita beri teladan terbaik!



3.    BERPRESTASILAH TERBAIK DIBIDANGNYA




Apapun bidang saudara,kalau anda seorang pelajar jadilah pelajar yang baik. Kalau saudara seorang karyawan berprestasilah yang terbaik ditempat kerjamu. Kalau engkau seorang pelayan Tuhan, jadilah orang yang melayani dengan prestasi yang terbaik. Kenapa? Hidup kita akan jadi bintang yang membawa banyak orang kepada Yesus, kalau engkau menjadi orang berprestasi terbaik dibidang saudara. (Daniel 6:4 ) Maka Daniel ini melebihi para pejabat tinggi dan para wakil raja itu, karena ia mempunyai roh yang luar biasa; dan raja bermaksud untuk menempatkannya atas seluruh kerajaannya.

Daniel ini menjadi pejabat terbaik pada zamannya dan yang menarik kalau and abaca dalam kitab Daniel, 3 zaman raja berbeda bisa naik dan turun. Nebukadnezar lalu Belsyazar dari babel, kemudian dari Media Persia ada raja Darius. Tetapi anda lihat, 3 raja bisa turun, anehnya Daniel tetap naik. Biasanya kalau ada para pejabat yang diangkat dan jadi orang hebat misalnya presiden, itu sudah diganti dengan presiden lain,pasti juga pejabat itu akan turun dan diganti dengan yang lain. Etapi Daniel tetap jadi bintang yang melebihi orang lain. Kenapa? Bukan hanya Roh Kudus menyertai dia, tetapi karenadia lakukan yang terbaik dibidangnya. Oleh sebab itu, jadilah orang – orang yang berprestasi dibidang anda dan percayalah, engkau akan diangkat dan dipromosikan oleh Tuhan!

Lihat bagaimana Daud seorang gembala domba yang tidak terkenal tetapi prestasi permainan kecapinya menonjol. Waktu raja Saul kerasukan roh jahat, ada anak buahnya yang mengusulkan supaya dicari seorang yang pandai main kecapi,maka Daud dari tempat penggembalaan kambing domba diangkat Tuhan masuk didalam istana raja. Dengar! Kalau engkau menjadi orang berprestasi terbaik anda akan dicari oleh banyak orang. (Amsal 22 : 29) berkata “Orang yang cakap dalam pekerjaannya, dihadapan raja – raja dia akan berdiri,  bukan dihadapan orang – orang yang hina.




Karena itu kalau ada yang suka masak, jangan asal masak, ciptakan masakan yang terlezat sampai akhirnya terdengar makanan Indonesia the best very delicious adalah dari kota anda berada… Amien?! Makanya, masak sambil sukacita,  nyanyi “Hatiku percaya” itu mujizat akan hadir! Daripada sambil masak nyanyinya “sakitnya tuch disini..”  anda tahu, ayam yang anda goring sakit hati juga … :)) Tetapi kalau anda masak sambil bersukacita, walaupun keringatan dan panas namun tetap nyanyi “hatiku percaya”, itu ayamnya pun nyanyi, “ ya ya ya… aku percaya” dan waktu orang makan maknyus … jadi berkat dan beritanya sampai kota lain. Tidak mustahil suatu hari engkau akan terima order dari Amerika! Bahkan Eropa. Amien! …. Kenapa? Karena engkau jadi yang terbaik, prestasi yang terbaik dalam hidup saudara.

4.    BERANILAH BERSAKSI TENTANG YESUS


Supaya saudara menjadi bintang – bintang yang menuntun keluarga saudara, teman – temanmu datang pada Yesus, berani beriakan, bersaksi tentang Yesus, lihat ayat 2 Timotius 1 : 8 Jadi janganlah malu bersaksi tentang Tuhan kita dan janganlah malu karena aku, seorang hukuman karena Dia, melainkan ikutlah menderita bagi injil-Nya oleh kekuatan Allah.

Gunakan situasi apapun untuk saudara memberitahukan tenang Yesus. Seorang pemain basket Kristen yang cinta Tuhan bernama Jeremi Lynn, apa yang dia lakukan? Dia sengaja kaosnya ditulis Yoh 3 : 16, Kenapa? Ketika dia menjadi bintang yang disorot oleh kamera dan disaksikan begitu banyak orang, dia tetap sampaikan pesan Tuhan. Setelah dia main, orang penasaran apa itu Yoh 3 : 16, banyak orang belum percaya Yesus mereka cari di google, apa Yoh 3 : 16? Ternyata kalimatnya adalah “Karena begitu bear kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Jangan malu bersaksi tentang Yesus!

Ingat, ada seorang pemain sepak bola dari brazil yang bernama Kaka, tiap kali dia berhasil cetak goal, apa yang dia lakukan? Dia buka kaos pertamanya dan dikaos kedua yang dia pakai ada tulisan, “I’m belong Jesus” ( Aku Milik Jesus ). Semua kamera seluruh dunia shotting … minimal orang dengan nama Yesus!. Dikesempatan yang lain waktu Kaka cetak goal, dia buka kaos pertamanya bertuliskan “ I Love Jesus”, saudara yang terkasih daripada di kaos saudara tulisan atau gambarnya tidak karuan yang aneh – aneh, tulis dibajumu tentang Yesus. Di topimu, “Only one way is Jesus”, sehingga apa yang terjadi? Saudara bawa jiwa seperti bintang yang menuntun orang – orang majus datanbg kepada Yesus karena engkau berani bersaksi. Ingat ya, Yesus berkata  “Sebab barangsiapa malu karena Aku dank arena perkataan-Ku ditengah angkatan yang tidak setia dan berdosa ini, Anak manusia pun akan malu karena orang itu apabila Ia dating kelak dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi malaikat – malaikat kudus” (Markus 8 : 38)

Jangan sampai Tuhan tidak mengakui kita, mari kita berani berkata, “Aku orang Kristen”, aku sudah lahir baru”, ketika orang bertanya, “kamu siapa? Kamu ke gereja ya?” … jawab “Ya”.

Berapa banyak orang Kristen malu bersaksi tentang Yesus,makan siang saja ditempat kerja dengan teman – teman yang belum kenal Yesus, doa makan saja malu… Bagaimana ya caranya doa. Tidak doa, dosa. Tidak doa, nanti seperi anjing, anjing kalau makan kan tidak pernah doa … bagaimana caranya doa supaya teman – teman tidak menganggap sok fanatic .. akhirnya timbul ide, sambil makan sengaja sendoknya dijatuhkan, waktu dia ambil sendok dibawah meja, “Dalam nama Yesus, berkati makanan ini …” Doa didepan umum saja takut, malu. Ayo, jangan malu bersaksi tentang Yesus!

Daripada engkau WA, BB tentang berita – berita, gossip yang tidak baik, lebih baik di media sosial anda broadcast, “Jesus love you my friend. Believe in Jesus and you believe save”.

Sedihnya, ada banyak orang Kristen bukan jadi salesmannya Tuhan Yesus tetapi malah jadi salesmannya setan. Tidak bawa jiwa dan promosi Yesus, malah “tahu tidak gossip terbaru tentang ….” Kita sendiri ceriakan yang jelek tentang diri kita atau orang lain.Anda jadi salesmannya siapa? Maaf ya, jangan jadi orang “muna”, stop jadi salesmannya setan! Jangan sampai di neraka gang buntu, setan bawa besi yang panas dengan tulisan “G”( Gosip = Golongan orang sedang iblis pakai ), makanya, Stop Gosip!!! Orang mau jelekan kita terserah, tapi jangan pernah anda jelekkan siapapun. Jadilah true worshiper, buka true gossiper!.

Kesimpulan:
Jadilah bintang – bintang di dunia yang gelap ini, sehingga banyak jiwa diselamatkan bagi Yesus!

    SOLI DEO GLORIA
By Pdm. Maria Evie Kentjana


Posted by Warrior of God


Link untuk berbagi http://victoriouslifes.blogspot.co.id/2016/12/jadilah-bintang.html

Selasa, 11 Oktober 2016

HIDUP TEGAR DALAM MASA-MASA SUKAR

Hidup Tegar Dalam Masa-Masa Sukar




Sekarang ini kita sedang hidup dimasa akhir zaman, banyak fenomena alam, peristiwa dunia terjadi yang menunjukkan bahwa kedatangan-Nya sudah sangat dekat, demikian pula dengan tantangan hidup manusia jaman sekarang makin berat baik dalam segi ekonomi, kesehatan, dan keluarga, dll. Bagaimana agar kita dapat tetap tegar dimasa sukar supaya kita beroleh kemenangan dan tidak jatuh dalam tipu muslihat iblis?

Tuhan Yesus memberikan pengajaran dalam Yohanes 6 : 1 – 13 dan Filipi 4 : 6 

Yesus memberi makan lima ribu orang dengan 5 roti dan 2 ekor ikan, Yohanes 6 ayat 11 – 13 … 11  Lalu Yesus mengambil roti itu, mengucap syukur dan membagi-bagikannya kepada mereka yang duduk disitu, demikian juga dibuatNya dengan ikan-ikan itu, sebanyak yang mereka kehendaki. 12 Dan setelah mereka kenyang Ia berkata kepada murid – murid-Nya: “Kumpulkanlah potongan – potongan yang lebih supaya tidak ada yang terbuang.” 13 Maka merekapun mengumpulkannya, dan mengisi dua belas bakul penuh dengan potongan – potongan dari kelima roti jelai yang lebih setelah orang makan.

Filipi 4 : 6 Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.

Melalui ayat diatas dapat dipetik beberapa poin bagaimana caranya bertahan dimasa sukar sehingga mujizat dapat terjadi:

1    1.  Memandang masalah / pergumulan jangan pakai kekuatan sendiri tapi pakai kekuatan Tuhan, tidak      ada alasan untuk takut dan kuatir. Menghadapi pergumulan hidup dengan bijaksana selalu fokus          pada  Tuhan tidak pada masalahnya.

2    2. Memiliki ketaatan mutlak kepada Tuhan, kita harus belajar berpegang dan taat pada firman Tuhan,     jika kita belum mampu berdoalah supaya kita dimampukan melakukan firman Tuhan.

3    3. Senantiasa mengucap syukur dalam keadaan apapun, mengucap syukur adalah sikap yang                   menunjukkan kepercayaan penuh kepada otoritas Tuhan dan keyakinan ada pemeliharan-Nya.

4   4. Belajar menghargai hal – hal yang kecil, untuk mendapatkan mujizat yang lebih besar kita harus         belajar menghargai dan mensyukuri hal – hal yang nampaknya kecil yang sudah kita terima 

      (Matius  25 : 21a Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku  yang baik  dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu  tanggung  jawab dalam perkara yang besar. )


Kesimpulan:
Kuasa Tuhan Yesus dan kesetiaan-Nya kepada kita tidak pernah berubah, tetap tegar di masa sukar dengan tetap percaya bahwa Tuhan sanggup melakukan mujizat.
Amin. Tuhan Yesus Memberkati.

    By His Grace
Pdt. Willy V. K, S.Th

Posted by Warrior of God

Selasa, 16 Februari 2016

SIAPA YANG DIPAKAI-NYA?

SIAPA YANG DIPAKAI-NYA?



Bacaan:
2 Timotius 2 :21
“Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia”.

Allah memakai semua jenis bejana-bejana besar atau kecil, yang penuh hiasan atau yang polos, yang sangat mahal atau yang sangat biasa. Namun ada satu benda yang tidak akan Dia gunakan yaitu bejana kotor. Jadi dika anda ingin dipakai oleh Tuhan, maka anda harus melakukan pembersihan.
Yosua mengatakan kepada rakyatnya, “Berkatalah Yosua kepada bangsa itu: ‘Kuduskanlah dirimu, sebab besok Tuhan akan melakukan perbuatan yang ajaib diantara kamu’ “. (Yosua 3:5). Sesungguhnya Allah ingin melakukan sesuatu yang besar untuk masa depan anda, namun anda harus mulai dengan menyelesaikan catatan masa lalu, anda harus  membersihkan apa yang terjadi kemarin.

Bagaimana anda melakukannya? Anda melakukannya melalui pengakua dosa. Agustinus berkata, “Mengakui perbuatan jahat adalah awal dari perbuatan baik. “Kita mulai dengan menghadapi masa lalu kita (1 Yohanes 1 :9 – Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.)

Saya tidak akan pernah lupa pertama kalinya saya membuat “daftar dosa”. Saya merasa seolah-olah Allah itu berada satu juta mil jauhnya, Ia terasa begitu jauh, saya tidak bisa merasakan kuasa atau rahmat-Nya, saya merasa sepertinya doa saya hanya terpental kelangit-langit kamar. Maka, pada suatu malam saya mengambil secarik kertas kuning dan berkata “Tuhan tunjukkan padaku setiap dosa yang aku perbuat kepada-Mu, dan aku akan menuliskannya secara khusus dikertas ini, aku mau berkomitmen, aku akan mengakuinya dengan sungguh-sungguh, saat ini aku mohon kiranya Engkau mau menolongku mebghadapinya bersamaku dan mencari jalan keluarnya. Sayapun mulai menulis, menulis, dan menulis.

Awalnya saya berpikir untuk menulis sebuah buku seperti :The Purpose Driven Sinner, namun ternyata tulisan saya hanya hanya berakhir pada sekitar sembilan halaman dosa, waktu itu jam 2 malam ketika saya selesai, saya mengakui semua dosa-dosa saya kepada Allah dan menulis ayat dari 1 Yohanes 1 : 9 diatas tiap dosa yang saya tulis. Sejak malam itu saya telah membuat daftar dosa hingga saat ini, mengapa? Karena saya merasa masalah menjadi begitu mudah dihadapi ketika saya menaklukannya dengan – Nya.

Anda perlu membuat daftar dosa secara teratur, sehingga anda punya bejana bersih yang bisa anda tawarkan kepada Allah untuk digunakan, ini sama halnya ketika anda membuang sampah dari dalam rumah anda.
Tuhan Yesus Memberkati.


Posted by Warrior of God

Selasa, 26 Januari 2016

PEMBUNUH MIMPI

Pembunuh Mimpi

Bacaan: 
Kejadian 37:5-20 


(Ayat 5-10)
Pada suatu kali Yusuf, lalu mimpinya itu diceritakannya kepada saudara-saudaranya; sebab itulah mereka lebih benci lagi kepadanya.
Karena katanya kepada mereka " Coba dengarkan mimpi yang kuimpikan ini: 
Tampak kita sedang diladang gandum, lalu bangkitlah berkasku dan tegak berdiri; kemudian datanglah berkas-berkas kamu sekalian mengelilingi dan sujud menyembah kepada berkasku itu."
Lalu saudara-saudaranya berkata kepadanya: "Apakah engkau ingin menjadi raja atas kami?" Jadi makin bencilah mereka kepadanya karena mimpinya dan karena perkataannya itu.
Lalu ia memimpikan pula mimpi yang lain, yang diceriakannya kepada saudara-saudaranya. Katanya: "Aku bermimpi pula: Tampak matahari, bulan dan sebelas bintang sujud menyembah kepadaku."
Setelah hal ini diceritakannya kepada ayah dan saudara-saudaranya, maka ia ditegor oleh ayahnya: "Mimpi apa mimpimu itu? Masakan aku dan ibumu serta saudara-saudaramu sujud menyembah kepadamu sampai ketanah?"

(Ayat 19-20)
Kata mereka seorang kepada yang lain: "Lihat, tukang mimpi kita itu datang!" 
Sekarang, marilah kita bunuh dia dan kita lemparkan kedalam salah satu sumur ini, lalu kita katakan: seekor binatang buas telah menerkamnya. Dan kita akan lihat nanti, bagaimana jadinya mimpinya itu!"



Barangkali hampir semua penemu ditertawakan ketika mereka menyatakan impian mereka. Ketika Bill Gates, misalnya, berbicara bahwa komputer pribadi akan ada dirumah orang banyak, orang tertawa tak percaya. Saat itu komputer dapat berukuran sebesar rumah. Kini, ketika impiannya terwujud, dunia menyanjungnya sebagai sosok yang visioner. 


Yusuf bukan hanya ditertawakan oleh saudara-saudaranya karena impiannya, melainkan nyaris dibunuh. Akhirnya, ia dijual seolah barang dagangan. Tidak berhenti sampai disitu, setelah menjadi budak ia difitnah dan kemudian dijebloskan kedalam penjara.

Namun, perbudakan dan pemenjaraan terbukti tidak mampu mengubur impiannya. Saat terpuruk dilantai penjarapun ia terus percaya dan berpegang teguh pada janji Allah. Yusuf menunggu selama 22 tahun sebelum impiannya menjadi kenyataan. Saudara-saudaranya kemudian sujud dihadapannya.



Lebih dari itu, penggenapan impiannya sekaligus mewujudkan tujuan besar Allah, yaitu menyelamatkan kehidupan umat pilihan yang dipakai Allah dalam rencana penebusan-Nya (Kejadian 45:7 dan 50:20).

Ketika Allah memberi kita impian, bukan berarti jalan untuk mewujudkannya akan mulus. Sebaliknya, berbagai rintangan akan berusaha menggagalkan dan membunuhnya. Jangan berhenti bermimpi karena hidup tanpa impian sama saja dengan mati, kita dapat bergerak maju karena memiliki mimpi yang membuat kita termotivasi, jika ada orang-orang disekitar yang melemahkan dan mengejek jangan hiraukan dan jangan patah semangat, jadikan hal yang negatif menjadi pemicu supaya kita lebih semangat meraih mimpi.Teruslah percaya dan berpegang teguh pada janji-Nya. Allah yang memberikan impian, Dia pula yang akan menyertai kita menghadapi rintangan dan mewujudkan impian tersebut. Ketika impian itu terwujud, biarlah nama-Nya dipermuliakan. Amin.




SAY NEVER GIVE UP!! UNTIL YOUR DREAM COME TRUE!


Posted by Warrior of God



Minggu, 24 Januari 2016

YESUS DATANG MEMBAWA PERUBAHAN

Yesus Datang Membawa Perubahan
(YESAYA 56:1-8)



Yesus Mengatakan bahwa: "Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk Sabat, jadi Anak Manusia adalah juga Tuhan atas hari Sabat" (Mrk. 2:27-28). 

Sabat adalah suatu perhentian dan pembebasan, namun orang farisi dan ahli Taurat menjadikannya suatu kesukaran dan perbudakan. Yesus sering menyembuhkan orang sakit pada hari Sabat dan ini dianggap oleh orang Farisi dan ahli Taurat sebagai melanggar Sabat bahkan mereka ingin membunuh-Nya (Mat. 12:9-14).

Yesus mengecam orang Farisi dan ahli Taurat yang "mengikat beban berat dan meletakkan di atas bahu orang. Mereka menekankan ritual ibadat lahiriah dan miskin rohaniah". Dari sini kita dapat melihat apa arti 'tidak meniadakan tetapi menggenapi Taurat' yaitu memberikan pengertian 'hakikat daripada tersurat'. Selama itu bangsa Yahudi malah dibuat lelah dengan segala ritual Hukum Taurat dari tafsir orang Farisi.


Maka Yesus menghendaki mereka melakukan Taurat dengan tafsir yang benar, bukan tafsir ahli taurat dan orang farisi. Jadi masalah utama umat Tuhan pada masa nabi Yesaya adalah:

a). Salah memahami maksud Tuhan dalam hukum-hukum-Nya.
b). Merasa diri eksklusif dibandingkan bangsa lain.
c). Merasa bahwa diri merekalah yang diselamatkan Tuhan.
Itulah sebabnya Tuhan menghendaki agar umat-Nya mempersiapkan diri untuk kedatangan Mesias/Juruselamat. Persiapan yang dikehendaki adalah berupa pemahaman yang benar akan maksud Allah yang sesungguhnya.
Tuhan menghendaki perubahan. Juruselamat datang membawa perubahan. Yesus datang membawa perubahan. 
d). Tuhan menghendaki umat-Nya. memahami Sabat yang sesungguhnya.
e). Tuhan menghendaki umat-Nya memahami maksud Allah untuk menyelamatkan segala bangsa.
f). Tuhan menghendaki umat-Nya memahami panggilan mereka untuk menyelamatkan segala bangsa.

Prinsip apa yang dapat kita pelajari dari Firman Tuhan hari ini?
1. Perubahan hidup dimulai dari hati dan pikiran.
Artinya adalah memahami maksud Allah yang sesungguhnya (Mat. 13:10-15). Itulah sebabnya Rasul Paulus berkata, "Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna" (Roma 12:2).
Perubahan hidup yang permanen dimulai dari memahami Firman Allah dengan benar. Berubah bukan karena takut dihukum, tetapi berubah karena mengasihi Tuhan, sebagai akibat dari memahami betapa besar kebaikan Tuhan (Yohanes 12:37-43). 
Kita harus membuka hati dan membuka pikiran untuk menerima pengajaran, agar hidup kita selaras dengan maksud Allah. Saat kita menerima Firman Allah yang sejati, buka hati dan pikiran kita (Yakobus 1:21).

2. Perubahan harus bersifat menyeluruh dalam hidup umat Tuhan.
Tidak cukup mengalami perubahan dalam pikiran saja. Tidak cukup hanya bertambah pengetahuan. Iman yang benar pada Firman Tuhan akan membawa perubahan. Jika saya berkata kepada anda bahwa melakukan "hal itu" dapat membahayakan anda, dan anda berkata bahwa anda mempercayai saya, apakah buktinya? Bukankah buktinya adalah anda tidak melakukan hal itu? Perubahan dalam tindakan merupakan bukti yang tumbuh/perubahan menyeluruh dalam hidup. Tahukah anda bahwa Tuhan melihat segala yang anda perbuat entah baik maupun jahat? Tahukah anda tentang penghakiman? Apa yang harus anda perbuat mengenai hal ini? Rasul Paulus menekankan perubahan hidup oleh Firman Tuhan (Roma 12:2).
Lihat orang-orang yang anda kasihi, konflik terjadi karena anda berpikir agar mereka memberi kepada anda, bukan anda memberi kepada orang tersebut.


3. Perubahan hidup harus selaras dengan maksud Tuhan.  
Inti dari khotbah ini adalah Tuhan menghendaki manusia selaras dengan kehendak-Nya! Yesus mengajar murid-murid-Nya untuk hidup sesuai dengan esensi/hakikat Taurat yang sesungguhnya. Apakah hidup kita menjadi terang bagi orang lain (Lukas 11:33-36)? Ayat ini berarti: Jika pengertianmu benar, maka engkau akan menjadi teladan dan berkat bagi orang lain. Barulah engkau dapat menuntun orang kepada kebenaran. Jangan fokus pada perubahan diri orang lain. Fokuslah pada perbaikan diri kita masing-masing. Kadang kita terlalu peduli dan sibuk melihat kelemahan orang lain, menghakimi mereka ketika kita belum berubah, tetapi kita lupa mengawasi kemajuan diri kita sendiri. Hidup selaras dengan maksud Allah membawa berkat yang melimpah. Amin.
Tuhan Yesus Memberkati.


Posted by Warrior of God




Selasa, 19 Januari 2016

IMAN YANG BENAR

IMAN YANG BENAR




Nats:  Akan tetapi kamu, Saudara-saudaraku yang terkasih, bangunlah
           dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan
           berdoalah dalam Roh Kudus. (Yudas 1:20)

  Ketika kita melihat gunung, dari kejauhan gunung itu tampak
  berwarna biru. Tetapi, setelah dekat, ternyata keadaannya tidak
  demikian. Ada gerombolan pepohonan besar, ada permukaan tanah yang
  cokelat, dan sebagainya.

  Seperti penampakan gunung, tidak sedikit orang yang mengaku dirinya
  Kristen, hidupnya kelihatan rohani, tetapi sebenarnya ia tidak
  memiliki iman. Bisa jadi ia kelihatan baik, tetapi ternyata menipu
  sesamanya. Ada juga yang menduakan Tuhan dengan masih pergi ke dukun
  atau paranormal untuk meminta petunjuk.

  Yudas mengingatkan seharusnya kita membangun diri sendiri di atas
  dasar iman yang paling suci. Orang yang membangun rumah tidak hanya
  membuat fondasi, namun menyelesaikannya sampai rumah berdiri. Kita
  pun tidak tinggal dalam keadaan yang tetap sama seperti ketika baru
  bertobat, tetapi terus bertumbuh.

  Sedangkan dasar iman yang paling suci itu adalah Yesus Kristus,
  bukan yang lain. Juga dikatakan, berdoalah dalam Roh Kudus.
  Maksudnya, bila kita berdoa dengan penuh kepercayaan kepada Yesus,
  kuasa Roh Kudus akan dinyatakan atas hidup kita. Bukan pula berdoa
  menuruti hawa nafsu, melainkan berdoa selaras dengan kehendak Tuhan.

  Orang yang hidup dalam dasar iman yang benar tidak akan
  diombang-ambingkan oleh angin pengajaran sehingga ia tidak
  menyimpang dari kebenaran. Sebaliknya, ia akan terus bertumbuh dalam
  pengenalan akan Allah dan menjadi semakin serupa dengan gambaran
  Anak-Nya. Kiranya kehidupan kita pun demikian. --Sony
  Christian/Renungan Harian

           IMAN YANG SEJATI MEMAMPUKAN KITA TERUS BERTUMBUH
                   SELARAS DENGAN KEBENARAN ALLAH.


Ayat Alkitab:                  http://alkitab.sabda.org/?Yudas+1:17-23

  Yudas 1:17-23

  17  Tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, ingatlah akan apa
      yang dahulu telah dikatakan kepada kamu oleh rasul-rasul Tuhan
      kita, Yesus Kristus.
  18  Sebab mereka telah mengatakan kepada kamu: "Menjelang akhir
      zaman akan tampil pengejek-pengejek yang akan hidup menuruti
      hawa nafsu kefasikan mereka."
  19  Mereka adalah pemecah belah yang dikuasai hanya oleh
      keinginan-keinginan dunia ini dan yang hidup tanpa Roh Kudus.
  20  Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah
      dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan
      berdoalah dalam Roh Kudus.
  21  Peliharalah dirimu demikian dalam kasih Allah sambil menantikan
      rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal.
  22  Tunjukkanlah belas kasihan kepada mereka yang ragu-ragu,
  23  selamatkanlah mereka dengan jalan merampas mereka dari api.
      Tetapi tunjukkanlah belas kasihan yang disertai ketakutan kepada
      orang-orang lain juga, dan bencilah pakaian mereka yang
      dicemarkan oleh keinginan-keinginan dosa.

*Dikutip dari Renungan Harian. Rabu, 20 Januari 2016


Posted by Warrior of God

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More