BAYANGAN GELAP MELIPUTI BUMI
Oleh: Daniel Yoder & Rebecca Brown.
September 2004

Jawab Yesus kepada mereka: “Waspadalah supaya jangan ada
orang yang menyesatkan kamu! Sebab banyak orang akan datang dengan memakai
nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang.
Kamu akan mendengarkan deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Namun
berawas-awaslah jangan kamu gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi , tetapi
itu belum kesudahannya. Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan
melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat. Akan
tetapi semuanya itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru. Pada
waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu akan dibunuh dan akan
dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku, dan banyak orang akan murtad dan
mereka akan saling menyerahkan dan saling membenci. Banyak nabi palsu akan
muncul dan menyesatkan banyak orang. Dan karena makin bertambah-tambah
kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.” Matius 24:4-12
Ketika kita membaca koran dan mendengarkan radio atau televisi, nubuat yang
Yesus berikan ini sedang digenapi pada saat ini. Ini bukanlah hal yang akan
terjadi di masa mendatang. Ketika aku, Daniel, sedang membaca pasal ini di
Matius, seorang malaikat datang dan kembali mengangkat aku naik di atas bumi.
Ia berkata, “Mari, aku akan menunjukkan kepadamu apa yang sedang setan lakukan
sekarang.” Ketika aku menoleh, malaikat tersebut menunjuk dan berkata, “Lihatlah
apa yang keluar dari perut dan mulut Setan.” Ketika aku mengamati, nampak awan
keluar dari mulut setan menutupi seluruh bumi.
Aku bertanya kepada malaikat apa sesungguhnya awan itu. Ia berkata, “Lihatlah
lebih dekat.” Aku kemudian melihat bahwa sesungguhnya awan itu terbentuk dari
serangga-serangga kecil yang sangat banyak jumlahnya. Serangga-serangga ini
kemudian turun melalui Amerika dan masuk ke dalam gereja dan rumah-rumah orang
Kristen. Aku tidak melihat ada non-Kristen saat itu. Ketika serangga-serangga
itu hinggap pada orang-orang Kristen, paling sedikit dua atau tiga serangga,
makhluk-makhluk ini merayap masuk ke dalam telinga orang-orang Kristen. “Apakah
artinya ini dan apa yang sedang mereka lakukan?” tanyaku kepada malaikat.
“Setiap makhluk yang kau lihat menyerupai serangga itu sebenarnya adalah roh
jahat,” jawabnya. “Mereka adalah roh-roh jahat dari keinginan daging. Mereka
makan dan berkembang dalam keinginan daging (hawa nafsu) manusia. Keinginan
yang ditulis oleh Paulus kepada orang-orang Galatia:
“Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh
berlawanan dengan keinginan daging -karena keduanya bertentangan -sehingga kamu
setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki. Akan tetapi jikalau kamu
memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat.
Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu,
penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah,
kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan,
pesta pora dan sebagainya. Terhadap semua hal itu ku peringatkan kamu-seperti
yang telah kubuat dahulu- bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia
tidak akan mendapat bagian dalam kerajaan Allah.” Galatia 5:17-21
Aku sangat syok melihat betapa banyaknya orang Kristen yang dimasuki oleh
roh-roh jahat ini. “Bagaimana bisa?” tanyaku. “Bagaimana bisa roh-roh jahat ini
masuk kepada begitu banyak orang Kristen?”
Ia berkata, “Karena keinginan mereka.”
“Tapi bukankah mereka merindukan Tuhan dan pengajaran Yesus?” tanyaku.
Ia berkata, “Ya, dan Tidak”.
“Aku tidak mengerti,” jawabku.
“Kita sedang hidup di waktu terakhir. Jam sudah menunjukkan pukul tengah malam.
“
“Jadi, apa yang terjadi?”
“Lihat!” malaikat menunjuk. “Betapa rakus dan lahapnya roh-roh jahat itu makan
di dalam orang-orang Kristen.”
Aku benar-benar terperangah. “Bagaimana mungkin?”
Ia berbalik dan menatapku. “Apakah engkau tidak mengetahui keadaan jemaat Tuhan
dan mempelai-Nya?”
“Ya aku tahu. Sedikit lemah memang.”
“Ya, “ ujarnya. “Dan semakin melemah.”
“Tapi mereka memuji Tuhan, mengangkat tangan, membayar perpuluhan dan berusaha
untuk hidup saleh.”
Malaikat tersebut mengutip sebuah ayat, “…Celakalah kamu, hai bumi dan
laut! Karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia
tahu, bahwa waktunya sudah singkat.” Wahyu 12:12
"Ya, aku tahu bagian itu, “ kataku. “Namun bukankah ayat itu berbicara
tentang masa setelah pengangkatan Gereja Tuhan?”
Malaikat menatapku dengan ekspresi kemarahan. “ Tidakkah kamu tahu bahwa
setelah pengangkatan kamu tidak perlu membaca ini lagi? Tidak! Ini sedang
terjadi saat ini, hari ini di seluruh bumi. Setan semakin hari semakin kuat.
Lihatlah Gereja. Mereka terpecah, urusan politik, teologi dan segala sesuatu.
Orang-orang di Gereja lebih hidup dalam kedagingan (hawa nafsu) dibandingkan
dalam Roh. Gereja telah membiarkan setiap dosa ada dan mereka tetap nyaman
hidup dengannya. Orang-orang bahkan tidak mengenali lagi apa itu dosa!
Pendeta-pendeta dan para pemimpin secara langsung tidak menaati perintah TUHAN
dalam Yehezkiel 44:23 “Mereka harus mengajar umat-Ku tentang
perbedaan antara yang kudus dengan tidak kudus dan memberitahukan kepada mereka
perbedaan antara yang najis dengan yang tahir.”
Pendeta-pendeta tidak menyinggung tentang dosa ataupun mengajar jemaat untuk
mengenalinya. Di atas semua itu, hati manusia sangatlah licik dan menipu
(Yeremia 17:9 Betapa liciknya hati, lebih licik dari pada segala sesuatu,
hatinya sudah membatu: siapakah yang dapat mengetahuinya?) Mereka berpikir
mereka sedang berjalan bersama Allah namun sesungguhnya mereka berjalan dalam
kedagingan mereka. Mereka berpikir sedang mendengar suara Allah ketika mereka
sebenarnya sedang mendengar suara keinginan dosa mereka sendiri.
“Oke, lalu apa yang akan dilakukan oleh roh-roh jahat ini dalam hidup mereka?”
tanyaku.
“Mereka ingin menghancurkan semua hal dari TUHAN. Mereka menipu orang-orang,
membuat mereka berpikir bahwa mereka sedang mendengar Tuhan namun sesungguhnya
tidak. Mereka mempersiapkan jalan untuk nabi-nabi palsu dan pengajar-pengajar
palsu yang telah ditaruh Setan dalam gereja. Mereka menabur perpecahan dahsyat
di antara tubuh Kristus. Dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling
menyerahkan dan saling membenci, sebagaimana dikatakan di Matius. (Matius 24:10
dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling menyerahkan dan saling
membenci.)
Mereka di sini berusaha menghancurkan perkawinan dan keluarga, memecah belah
gereja, dan membuat saudara saling menyerang satu sama lain. Roh jahat membuat
orang-orang saling membenci karena mereka percaya kebohongan yang lain. Roh-roh
jahat ini memberi mereka penglihatan palsu dan ingatan palsu. Mereka akan
bicara kebohongan, dan orang-orang akan mengira bahwa mereka sedang mendengar
dari Tuhan. Dengan demikianlah tergenapi: "
Ketahuilah bahwa pada hari hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia
akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan
menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak
terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama,
tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat
mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, suka mengkhianat, tidak berpikir
panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu daripada menuruti Allah.
Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka
memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu! Sebab di antara mereka terdapat
orang-orang yang menyelundup ke rumah orang lain dan menjerat
perempuan-perempuan lemah yang sarat dengan dosa dan dikuasai oleh berbagai
–bagai nafsu, yang walaupun selalu ingin diajar, namun tidak pernah dapat
mengenal kebenaran. 2 Timotius 3:1-7
Aku berpaling lagi dan melihat ke bawah untuk waktu yang lama pada apa yang
sedang dilakukan oleh roh-roh jahat ini. Mereka merayap keluar masuk telinga,
hidung, mulut dan mata orang-orang itu. Mereka sedang “mencuri” Roh Allah dari
orang itu. Orang-orang ini tidak lagi menginginkan apapun dari Roh Allah dalam
hidup mereka. Mereka hanya menginginkan apa yang menyenangkan daging mereka.
Malaikat berkata, “Inilah yang membuat Allah malu dan kecewa atas Gereja-Nya.”
Aku memandang malaikat dan berkata, “Aku tahu kebangkitan rohani akan terjadi,
Aku tahu Yoel 2:28 berkata bahwa Roh Tuhan akan dicurahkan atas semua umat
manusia.”
Ia berkata, “Benar, hal itu akan terjadi, namun hanya pada mereka yang
sungguh-sungguh dan mau bertahan dalam penderitaan, untuk kemudian menerima apa
yang akan dicurahkan. Allah ingin memberikan kepada putra-Nya mempelai yang
tiada noda dan cacat sedikitpun. Saat ini, Gereja sungguh-sungguh sedang ada di
lembah penentuan.”
Malaikat kemudian memperlihatkan kepadaku sebuah lembah dengan banyak hal di
dalamnya. Kristus ada di satu sisi bersama dengan malaikat-malaikat-Nya,
sementara Setan dengan roh-roh jahatnya ada pada sisi yang lain. Aku melihat
bahwa pedang-pedang malaikat itu tidak bersarung. Pedang mereka siap untuk
pertempuran. Di sisi lain aku melihat setan dan roh-roh jahatnya mempermainkan
orang-orang, namun mereka tidak berseru kepada Allah. Mereka mencari manusia
untuk menolong mereka. Mereka mencari pemimpin, bukan Allah. Aku melihat bahwa
Gereja telah jatuh dalam pertempuran ini. Aku melihat mereka yang disebut
nabi-nabi, pendeta dan pemimpin beroperasi dalam kedagingan, bukan Roh Tuhan.
Aku bertanya lagi, “Mengapa? Mengapa? Mengapa malaikat-malaikat tidak turun
untuk berperang dan melindungi orang-orang ini? Itu tugas mereka!”
“Orang-orang ini tidak menaati Tuhan. Jika engkau berseru dalam nama Tuhan, Ia
akan mengirimkan malaikat-malaikat. Tuhan telah menempatkan malaikat-malaikat
perang untuk melindungi setiap orang. Ia memiliki pasukan malaikat yang akan
berperang bagi engkau dan keluargamu, bagi kawan-kawanmu dan mereka yang engkau
kasihi, untuk rumah, pekerjaan bahkan untuk bangsamu. TAPI selama orang-orang
Kristen mengarahkan pandangan mereka kepada manusia dan bukan TUHAN, mereka
akan tersandung dan jatuh. Selama mereka bertindak dalam kedagingan, Tuhan
tidak akan mengirimkan malaikat-malaikatnya keluar dan berperang bagi mereka.
Sebenarnya mereka bahkan bisa berseru kepada Tuhan dan memohon agar Ia
mengirimkan malaikat perangnya untuk mengusir roh-roh jahat itu dari diri
mereka.”
“Orang-orang Kristen kebanyakan hanya ingin melihat dan merasakan sesuatu yang
spektakuler dan luar biasa. Mereka ingin Roh Kudus membuat pertunjukan bagi
mereka. Oleh karena itu, mereka jatuh ke dalam melayani dalam kedagingan karena
berusaha agar hal-hal itu terjadi. Mereka mau sedemkian rupa keinginan hati
mereka terpenuhi sehinga mereka menipu diri mereka sendiri. Ini juga yang
terjadi denga para orang tua. Mereka tidak percaya bahwa anak-anak mereka
sedang melakukan hal yang salah. Mereka terlalu menginginkan kedagingannya
terpenuhi sehingga mereka menerima semua nubuatan palsu yang juga datang dari
daging, khususnya nubuatan untuk kekayaan, popularitas, kekuasaan, kesuskesan
dan sebagainya. Keinginan mereka begitu kuat sampai-sampai mereka tidak punya
keinginan untuk bertanya kepada Tuhan bilamana mereka sedang tertipu.”
“Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan
mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya
mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.” Matius 24:24
Bahkan orang-orang Kristen yang paling kuat sekalipun dapat disesatkan! Yang
paling dihormati dan dihargai pun dapat tertipu! Demikian juga dengan
orang-orang terpilih!”
“Jadi… apakah ada harapan?” tanyaku.
“Selalu ada pengharapan dalam Tuhan yang pengasih dan penyayang. Namun, setiap
orang Kristen harus berkehendak untuk menundukkan mukanya dan merendahkan
dirinya sendiri di hadapan Allah dan menangis kepada Tuhan, dan meminta-Nya
untuk melindungi mereka dari penyesatan. Yang lebih penting, mintalah agar Dia menunjukkan
kepada mereka bilamana ada penyesatan dalam hidup mereka, tidak peduli betapa
sakitnya pewahyuan itu sendiri. Pahami ini, siapapun dapat tertipu, tidak
peduli seberapa kuat engkau di dalam Tuhan! Setan selalu bekerja melalui
penipuan. Tidak ada manusia yang cukup kuat untuk melawan tipu muslihat iblis
dengan kekuatannya sendiri. Bahkan banyak dari malaikat jatuh ke dalam tipu
muslihatnya, dan mereka berdiri langsung di hadapan Allah sepanjang waktu!
Hanya Tuhan yang dapat menjagai engkau, namun engkau harus terus memohon dan
berseru kepada-Nya untuk melakukannya. Mintalah kepada-Nya untuk mengirimkan
bala tentara malaikat-Nya untuk berperang bagimu dan bagi yang lain, bagi
Gerejamu dan bagi bangsamu. Dia akan melakukannya, namun kau harus memintanya!”
Setelah malaikat menunjukkan kepadaku hal-hal ini, aku sangat terheran-heran.
Penganiayaan adalah hal yang terjadi dalam hidupku dan hidup istriku. Itu juga
terjadi dalam hidup orang Kristen lain yang kami kenal. Aku berpikir tentang
perjuangan melawan daging, dan tidak ada yang mengajar orang-orang bagaimana
untuk berperang melawan keinginan daging. Ada beberapa pengajaran tentang jalan
Tuhan yang benar, dan mereka sekarang sedang dihancurkan oleh iblis.
Orang-orang Kristen sungguh percaya kebohongan-kebohongan ini dan bertengkar
satu sama lain. Hal ini mengingatkan saya pada 2 Timotius 2:14-26, perikop
Nasihat Dalam Menghadapi Pengajar Yang Sesat.
“Ingatkanlah dan pesankanlah semuanya itu dengan sungguh-sungguh kepada mereka
di hadapan Allah, agar jangan mereka bersilat kata, karena hal itu sama sekali
tidak berguna, malah mengacaukan orang yang mendengarnya. Usahakanlah supaya
engkau layak di hadapan Allah sebagai seorang pekerja yang tidak usah malu,
yang berterus terang memberitakan perkataan kebenaran itu. Tetapi hindarilah
omongan yang kosong dan yang tak suci yang hanya menambah kefasikan. Perkataan
mereka menjalar seperti penyakit kanker. Di antara mereka termasuk Himeneus dan
Filetus, yang telah menyimpang dari kebenaran dengan mengajarkan bahwa
kebangkitan kita telah berlangsung dan dengan demikian merusak iman sebagian
orang.
Tetapi dasar yang diletakkan Allah itu teguh dan meterai-Nya ialah : “Tuhan
mengenal siapa kepunyaan-Nya” dan “Setiap orang yang mengenal nama Tuhan
hendaklah meninggalkan kejahatan.” Dalam rumah yang besar bukan hanya terdapat
perabot dari emas dan perak, melainkan juga dari kayu dan tanah; yang pertama
dipakai untuk maksud yang mulia dan yang terakhir untuk maksud yang kurang
mulia. Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi
perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk
dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia. Sebab itu
jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai
bersama-sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni.
Hindarilah soal-soal yang dicari-cari, yang bodoh dan tidak layak. Engkau tahu
bahwa soal-soal itu menimbulkan pertengkaran, sedangkan seorang hamba Tuhan
tidak boleh bertengkar, tetapi harus ramah terhadap semua orang. Ia harus cakap
mengajar, sabar, dan dengan lemah lembut dapat menuntun orang yang suka
melawan, sebab mungkin Tuhan memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertobat
dan memimpin mereka sehingga mereka mengenal kebenaran, dan dengan demikian
mereka menjadi sadar kembali, karena terlepas dari jerat Iblis yang telah
mengikat mereka pada kehendaknya.”
Sekarang saatnya untuk Gereja berhenti berdebat dan bertengkar tentang ajaran
Kristus. Dosa adalah dosa. Hitam adalah hitam dan putih adalah putih. Tuhan
tidak menginginkan kita untuk terpecah. Tetapi Ia mengatakan bahwa kita dapat
berbeda. Kita semua harus ada dalam satu iman, satu tubuh, satu pikiran. Hanya
ada satu Allah, satu Anak Allah dan satu Roh Kudus. Kita semua bersama-sama
membangun kerajaan Tuhan, bukan merobek dan memisah-misahkannya karena
keinginan daging kita menjadi lebih besar dan lebih penting. Kita harus
berbalik dari segala hal duniawi yang kotor dan segala kemalasan serta
kesia-siaan. Kita tidak ditentukan untuk memecah belah dan membenci satu sama
lain. Ajaran Himeneus dan Filetus seperti kanker pada zamannya. hal yang sama
juga terjadi hari ini. Lihatlah bagaimana para politikus berusaha mendapatkan
kursi. Kita tidak pernah melihat hal yang baik dalam hidup seseorang, kita
hanya mau melihat hal yang jahat. Setiap manusia memiliki keduanya! Yesus
mengajarkan kepada kita bahwa kerajaan yang terpecah melawan dirinya sendiri
tidak akan bertahan. Kita dapat memilih hari ini, apakah kita ingin malaikat perang
di sisi kita? Kita dapat berseru, “Hai iblis, engkau dan semua roh-roh jahat
yang dari padamu aku usir di dalam nama Yesus! Pergi jauh dariku. Aku ingin
melayani Tuhan!”
Ingin menjadi bejana seperti apakah dirimu dalam kerajaan Tuhan? Faktanya adalah
hatimu DAPAT menipu engkau. Engkau DAPAT berpikir bahwa Allah sedang berbicara
kepadamu ketika sebenarnya dagingmulah yang berbicara, atau roh jahat yang
sedang menggerogoti dagingmu. Engkau dapat disesatkan! Maukah engkau
menundukkan wajahmu di hadapan Allah dan meminta-Nya untuk menunjukkan bilamana
engkau telah tersesat, tidak peduli seberapa menyakitkannya kebenaran itu?
Banyak orang yang tidak ingin melihat kenyataan bahwa sesungguhnya mereka
sedang tersesat karena kebenaran terlalu menyakitkan untuk dihadapi.
Orang-orang ini akan cepat terikat total oleh roh-roh jahat. Ya, engkau bisa
menjadi bejana kemuliaan dalam kerajaan Tuhan. Engkau tidak harus menjadi
sempurna seperti orang lain. Namun engkau harus bertobat. Engkau harus memilih
buah-buah Roh Kudus dalam hidupmu, yaitu kasih, sukacita, damai sejahtera,
kesabaran (longsuffering), kebaikan, kemurahan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan
penguasaan diri.
Kita telah berhenti mengasihi. Kita tidak mengenal sukacita Tuhan. Banyak
keluarga yang tidak memiliki damai sejahtera di rumah mereka. Saudara-saudari
tidak lagi sabar satu sama lain ketika ada masalah. Kita lupa untuk menunjukkan
kemurahan. Sepertinya tidak ada lagi kebaikan yang tersisa dalam hidup kita,
dan hanya sedikit yang setia dengan perkataan mulut mereka, apalagi setia
membayar perpuluhan. Kita telah lupa bagaimana bersikap lemah lembut dengan
yang lain, kita tidak lagi memiliki pengendalian diri dan selalu hidup dalam
kegusaran dan amarah.
Dimanakah persahabatan yang saleh dalam gereja? Di manakah pengampunan? Jikalau
ada seseorang yang melakukan kesalahan di masa lampau, mengapakah mereka tidak
dimaafkan? Masa lalu adalah masa lalu. Mari kita melihat kepada hidup baru
dalam Kristus mulai hari ini. Jangan sesat! Tuhan tidak dapat dipermainkan.
Engkau akan MENUAI apa yang engkau tabur.
Ingatlah ini, ampuni, ampuni, ampuni, dan teruslah mengampuni, dan lupakan! Ini
adalah pesan Tuhan untukmu. Mari kita mengubur yang lalu dan selamanya. Mari
kita mendaki keluar dari lembah penentuan dan berdiri bersama Tuhan dan bala
tentara surga-Nya.
Catatan dari Rebecca :
Selama beberapa minggu ini saya melihat sejumlah besar orang-orang yang masuk
dalam kesesatan total. Saya bingung mengapa hal ini bisa terjadi, hingga
kemudian Daniel mendapatkan penglihatan ini. Sekarang saya mengerti.
Menyerahkan diri ke dalam keinginan daging akan membuka pintu untuk kita
disesatkan. Biarkan saya memberikan beberapa contoh. Semisal Anda menundukkan
dan menyerahkan diri kepada seseorang yang disebut nabi. Membiarkan dia menumpangkan
tangan dan bernubuat palsu dengan mengatakan bahwa Anda akan beroleh kekayaan.
Ketika Anda menerima dan ‘mengimani’ nubuatan ini didasari oleh keinginan
daging Anda untuk menjadi kaya dan mendapatkan kemudahan dalam hidup, maka Anda
telah menerima roh jahat. Setelah itu, Anda akan mempercayai bahwa Anda sedang
mendengar sesuatu dari Tuhan dan mulai menerima penglihatan-penglihatan palsu
yang akan membawa Anda kepada masalah karena Anda berusaha menggenapi nubuatan
itu. Inilah alasan mengapa Gereja sekarang sangat terbuka kepada rencana kilat
menjadi kaya dan menjadi artis. Orang-orang ini berpikir bahwa mereka mendengar
Tuhan berbicara kepada mereka untuk terlibat dalam hal-hal ini dikarenakan
nubuatan palsu dalam hidup mereka.
Memang, mereka sedang mendengarkan roh-roh jahat dalam daging mereka sendiri.
Ketika Anda memberi diri kepada hawa nafsu kedagingan, hal yang paling besar
adalah berhala. Penyembahan berhala adalah menghargai sesuatu lebih daripada
Tuhan. Sangat sering saya melihat anak-anak yang sudah dewasa menghancurkan
orang tua mereka karena orang tua menghargai mereka lebih daripada Tuhan. Para
orang tua tidak percaya bahwa anak-anak mereka akan melakukan hal yang salah,
dan terus membiarkan mereka bertindak dalam semua jenis dosa, berusaha membawa
mereka kepada ‘kesuksesan’ besar dalam hidup mereka. Tuhan lebih banyak bekerja
melalui kegagalan kita daripada kesuksesan kita. Pertama, kita harus
membuktikan kesetiaan kepada perkara-perkara kecil sebelum Tuhan mempercayakan
banyak hal kepada kita. Sayangnya, kebanyakan anak-anak sekarang ingin memulai
hidup mereka pada posisi di mana orang tua mereka telah membangunnya selama
lebih dari tiga puluh tahun. Kita tidak dapat melangkahi prinsip yang ada dalam
Firman Tuhan! Jika kita melakukannya, itu adalah sebuah penyembahan berhala.
Menyadari dan menemukan bahwa Anda telah tertipu merupakan salah satu hal yang
paling menyakitkan! Satu-satunya cara untuk mengalahkan hal ini, penyesatan
ini, adalah dengan merendahkan diri dan berseru di hadapan Allah, memohon
kepada-Nya untuk menyingkapkan setiap penipuan terhadap diri Anda, tidak peduli
seberapa harganya! Saya pernah tertipu, lebih dari satu kali. Hal tersebut
sangat menyakitkan. Namun setiap kali Saya merendahkan hati dan belajar dari
pengalaman. Percayalah, ada kehidupan setelah Anda tertipu.
Mengapa Tuhan mengizinkan kita untuk tertipu? Saya yakin karena itu adalah
cara yang paling efektif dan tercepat untuk Dia membuat kita merendahkan
hati di hadapan-Nya.
Ada dua buah buku yang saya yakin wajib dibaca oleh semua orang Kristen. Saya
sangat serius dengan hal ini.Yang pertama adalah Protection from Deception oleh
Derek Prince, dan Thus Saith The LORD oleh John Bevere. Buku John Bevere ini
akan menolong Anda untuk menyortir perbedaan antara nubuat sejati dan nubuat
palsu. Ini wajib dibaca oleh setiap orang Kristen. Anda bisa menemukan di toko
buku Kristen lokal. Mohon dibaca!
Kita sekarang ada di hari – hari terakhir, saudaraku yang terkasih. Masa
kesusahan itu telah datang. Kami berdoa dengan sungguh-sungguh agar Anda selalu
dikuatkan, dilindungi dan dimampukan untuk berjalan dalam kemenangan pada
hari-hari yang akan datang.
Judul Asli: Dark Shadows Over The Land.
Diterjemahkan Oleh: Emmanuela Dewi Shinta (Nehemiah Generation, ~ Palangkaraya)
Downlaod eBook dalam bahasa Inggris di sini
Sumber : https://www.facebook.com/lastshofar